Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyerap aspirasi pecalang dan sopir ojek online (ojol) di Bali, guna terus memperkuat kemitraan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolri mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi dan masukan mulai dari situasi keamanan, dampak penyesuaian tarif ojek online, hingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
"Saya ingin mendengarkan langsung situasi dan kondisi, khususnya terkait keamanan serta pasca-penyesuaian tarif ojek online, maupun hal-hal lain yang bisa kita sampaikan untuk menjadi bahan evaluasi bersama," katanya, dikutip dari keterangan diterima di Jakarta, Kamis.
Dalam dialog tersebut, Ketua Manggala Pecalang, Wayan Suarya, menyampaikan apresiasi atas perhatian Kapolri terhadap pecalang yang selama ini menjadi bagian dari sistem keamanan berbasis kearifan lokal di Bali.
Ia mengatakan bahwa lebih dari 27 ribu personel pecalang siap bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan di seluruh desa adat.
Sementara itu, perwakilan komunitas sopir ojol menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya mengenai persoalan parkir di kawasan wisata serta harapan peningkatan keamanan pada malam hari, khususnya di jalur bypass dan kawasan Canggu yang masih kerap terjadi aksi penjambretan.
Atas aspirasi tersebut, Kapolri meminta jajaran Polda Bali untuk segera menindaklanjuti persoalan yang disampaikan, salah satunya terkait persoalan parkir yang dikeluhkan sopir ojol.
“Terkait permasalahan parkir, saya meminta Pak Kapolda memimpin pembahasan untuk mencapai kesepakatan. Saran saya, mekanismenya diresmikan sehingga biaya parkir dapat direimburse melalui aplikasi," ucapnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan darurat Polri 110 apabila menemukan ataupun menjadi korban tindak pidana sehingga petugas dapat memberikan respons secara cepat.
Lebih lanjut, Pemimpin Korps Bhayangkara itu mengatakan bahwa pecalang dan komunitas ojek online merupakan mitra strategis Polri yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas.
Menurutnya, hubungan yang terjalin harus terus diperkuat agar keamanan masyarakat terjaga.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari pecalang dan komunitas ojek online. Ke depan, hubungan ini harus terus kita perkuat sebagai mitra dan sabuk kamtibmas sehingga keamanan wilayah dapat kita jaga bersama," katanya.
Ia turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong menjaga keamanan, kebersihan, dan kenyamanan wilayah Bali yang merupakan destinasi wisata dunia.
"Keramahan, kebersihan, dan keamanan merupakan kunci untuk menjadikan Bali sebagai destinasi wisata yang semakin diminati. Mari kita bersama-sama menjaga Bali agar tetap menjadi tujuan wisata utama dan mampu bersaing dengan negara lain," ucapnya.





