Selain peti mati Trump, gambar di dalamnya juga memuat ilustrasi Gedung Putih yang terbakar.
Pesan-pesan berisi balas dendam juga termuat pada sejumlah spanduk di sekitarnya.
"Darah dibalas darah, mata dibalas mata," bunyi pesan tersebut.
Karya seni ini muncul ketika AS terus melancarkan serangan udara terhadap target-target di Iran.
Sementara itu, Teheran melancarkan serangan balasan terhadap situs-situs militer AS di Timur Tengah.