Mengapa Situs Sangiran Diakui UNESCO sebagai Warisan Dunia? Ini Alasannya
Tribun-video July 16, 2026 08:12 PM

- Museum Manusia Purba Sangiran yang berlokasi di Sangiran No. Km. 4, Kebayanan II, Krikilan, Kecamatan Kalijambe, merupakan salah satu destinasi wisata edukasi unggulan di Kabupaten Sragen.

Selain menyimpan fosil-fosil bersejarah, pengunjung juga dapat melihat berbagai peralatan berburu, seperti kapak batu, yang digunakan manusia purba untuk bertahan hidup.

Museum ini juga memiliki koleksi buku-buku lama yang menarik untuk dipelajari.

Museum yang berada di kawasan Situs Manusia Purba Sangiran ini dipercaya sebagai salah satu pusat kehidupan manusia purba pada masa prasejarah.

Bagi Anda yang mencari destinasi wisata yang tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif, Museum Manusia Purba Sangiran menjadi pilihan yang tepat.

Sangiran merupakan kawasan cagar budaya yang terkenal dengan kekayaan koleksi prasejarahnya.

Di sini, pengunjung dapat menyaksikan berbagai peninggalan zaman prasejarah, mulai dari fosil, artefak, ilustrasi kehidupan manusia purba, hingga film edukasi yang menggambarkan proses perkembangan kehidupan di Bumi.

Situs Manusia Purba Sangiran diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia pada 7 Desember 1996.

Pembangunan Museum Sangiran: Jejak Kehidupan Manusia Purba
Museum Sangiran menjadi salah satu destinasi penting yang merekam jejak kehidupan manusia purba di Indonesia.

Kawasan Sangiran di Jawa Tengah merupakan salah satu pusat kehidupan manusia purba pada masa prasejarah, yang dibuktikan dengan ditemukannya berbagai fosil dan artefak penting.

Usia temuan di situs ini diperkirakan berkisar antara dua juta hingga 200.000 tahun.

Awal Mula Penelitian dan Pengumpulan Fosil
Penelitian di Sangiran diawali dengan pengumpulan berbagai benda purbakala yang ditemukan di sekitar kawasan tersebut.

Salah satu tokoh yang berperan penting adalah Toto Marsono, Kepala Desa Krikilan, yang mulai mengumpulkan fosil-fosil hasil penelitian di rumahnya hingga tahun 1975.

Rumah Toto Marsono kemudian menjadi tempat penyimpanan sementara koleksi fosil sekaligus menarik perhatian masyarakat dan wisatawan yang ingin melihat penemuan tersebut.

Gagasan Membangun Museum
Melihat tingginya antusiasme masyarakat dan semakin banyaknya koleksi fosil, muncul gagasan untuk membangun sebuah museum yang mampu menampung koleksi dengan lebih baik sekaligus menjadi pusat edukasi.

Pada tahun 1975, pembangunan Museum Sangiran resmi dimulai.

Perkembangan Museum Sangiran
Museum Sangiran pertama kali dibangun pada tahun 1975 dengan luas sekitar 1.000 meter persegi di dekat Balai Desa Krikilan.

Seiring bertambahnya koleksi fosil dan meningkatnya jumlah pengunjung, dibangun museum yang lebih besar pada tahun 1980 dengan luas sekitar 16.675 meter persegi.

Dari luas tersebut, sekitar 750 meter persegi digunakan sebagai ruang pameran.

Desain dan Fasilitas Museum
Museum Sangiran mengusung arsitektur joglo yang mencerminkan budaya Jawa.

Fasilitas yang tersedia meliputi ruang pameran koleksi fosil, laboratorium penelitian, aula edukasi, perpustakaan, ruang audiovisual, musala, ruang penyimpanan fosil, toilet, area parkir yang luas, serta toko suvenir.

Museum Sangiran tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan pameran fosil, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan penelitian mengenai kehidupan manusia purba di Indonesia.

Keberadaan museum ini merupakan bagian dari upaya pelestarian Situs Sangiran sebagai warisan sejarah dunia sekaligus sarana pembelajaran bagi masyarakat.

Dengan koleksi dan fasilitas yang dimiliki, Museum Sangiran terus menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan, pelajar, maupun peneliti yang ingin mempelajari sejarah kehidupan manusia purba. (*)

Program: Local Experience
Editor Video: Magang/Chrysilla Cindy Aurellia

#MuseumSangiran #Sangiran #Sragen #JawaTengah #ManusiaPurba #Fosil #SejarahIndonesia #WisataEdukasi #WarisanDunia #UNESCO #Arkeologi #ExploreIndonesia #YouTubeShorts #Shorts #TribunVideo #FYP #FYPIndonesia #shortsviral #foryou #lewatberanda #dunia

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.