Terungkap Kronologi Insiden Kecelakaan Pekerja PSEL Putri Cempo Solo, Bermula Bersihkan Mesin Sampah
Putradi Pamungkas July 16, 2026 08:30 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Kecelakaan kerja di Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Putri Cempo Solo kembali memakan korban jiwa.

Muhammad Aris (44), pegawai PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP), meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama 11 hari akibat luka serius yang dideritanya dalam insiden kerja pada awal Juli 2026.

Korban merupakan warga Bororejo, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Kota Solo,  Jawa Tengah.

Ia mengembuskan napas terakhir di RS Dr Oen Kandang Sapi pada Minggu (12/7/2026).

Insiden tersebut sebelumnya juga menjadi perhatian Komisi III DPRD Kota Solo yang meninjau langsung lokasi kejadian beberapa hari setelah kecelakaan terjadi.

DPRD Solo Ungkap Kronologi Kecelakaan Kerja

Anggota Komisi III DPRD Kota Solo dari Fraksi PSI, Sonny, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai kecelakaan kerja yang dialami Muhammad Aris.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, insiden terjadi pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 08.19 WIB saat korban menjalankan tugas perawatan mesin.

"Kemarin itu kejadian pada Kamis 2 Juli 2026 pada pukul 08.19 WIB pagi dengan korban Muhammad Aris. Dia itu bukan operator tapi bagian pengecekan atau maintanance. Di situ beliau lagi membersihkan mesin konveor dan tiba-tiba tangannya itu masuk kesedot ke dalam konveor dan menyebabkan tangannya itu terjepit yang sisi kanan," ungkap Sonny.

Akibat kecelakaan tersebut, korban langsung dilarikan ke rumah sakit dan harus menjalani perawatan intensif.

KARYAWAN MENINGGAL - Kakak kembar almarhum Mohamad Ari, Muhammad Soehib ditemui Rabu (15/7/2026). Mohamad Ari, karyawan PT. Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) PSEL Putri Cempo meninggal dunia Minggu (12/7/2026) lalu setelah dirawat 11 hari pasca-kecelakaan kerja.
KARYAWAN MENINGGAL - Kakak kembar almarhum Mohamad Ari, Muhammad Soehib ditemui Rabu (15/7/2026). Mohamad Ari, karyawan PT. Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) PSEL Putri Cempo meninggal dunia Minggu (12/7/2026) lalu setelah dirawat 11 hari pasca-kecelakaan kerja. (TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Korban Jalani Tiga Kali Operasi

Sonny menjelaskan, cedera yang dialami korban tergolong berat.

 Selain mengalami patah tulang pada tangan kanan, sejumlah organ lain juga terdampak sehingga korban harus menjalani beberapa kali tindakan operasi.

"Itu tangannya masuk dan patah sampai dokter bilang harus 3 kali operasi karena tulang rusuk dan pembulu darah juga terkena," lanjut dia.

Meski telah mendapat penanganan medis intensif, kondisi Muhammad Aris terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia setelah sekitar 11 hari menjalani perawatan.

Baca juga: Karyawan PSEL Putri Cempo Solo Meninggal Setelah 11 Hari Dirawat Akibat Kecelakaan Kerja

DPRD Sebut Pernah Terjadi Insiden Serupa

Sonny juga mengungkapkan bahwa kecelakaan yang menimpa Muhammad Aris bukan kali pertama terjadi di lingkungan PSEL Putri Cempo.

Menurutnya, sekitar dua hingga tiga bulan sebelumnya juga terjadi insiden serupa di lokasi yang sama, meski melibatkan mesin yang berbeda.

"Itu kejadian yang sama tapi mesin berbeda. Itu dua atau tiga bulan lalu kejadiannya di lokasi yang sama tapi mesin berbeda," kata dia.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.