WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Selatan turut mendukung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 dengan memberikan layanan di 38 sekolah di wilayahnya selama 15-17 Juli 2026.
Mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) sederajat, sekolah menengah pertama (SMP) sederajat, dan sekolah menengah atas (SMA) sederajat.
Ketua PMI Kota Jakarta Selatan, Mundari mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya PMI mengenalkan pentingnya pertolongan pertama kepada peserta didik sejak dini.
Dalam pelaksanaannya, PMI menghadirkan atraksi ambulans serta sosialisasi mengenai penanganan pertolongan pertama.
Menurut Mundari, sebagian besar sekolah mengajukan permintaan demonstrasi ambulans sebagai bagian dari pengenalan kegiatan ekstrakurikuler kepada siswa baru.
"Kebanyakan sekolah meminta atraksi ambulans sebagai demo ekstrakurikuler," ujar Mundari, Kamis (16/7/2026).
Baca juga: Tersangka Korupsi MCK Pasar Bantargebang Ajukan Praperadilan, Minta Kejagung Usut Pihak Lain
Ia berharap kegiatan selama MPLS dapat meningkatkan minat peserta didik untuk bergabung dengan PMR.
Sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan kesiapsiagaan dalam memberikan pertolongan pertama di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan edukatif tersebut, PMI Jakarta Selatan juga berupaya membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya budaya hidup sehat, keselamatan, dan nilai-nilai kemanusiaan sejak memasuki lingkungan sekolah.
"Melalui kegiatan ini, kami juga ingin memperkenalkan Palang Merah Remaja (PMR) kepada para siswa," kata Mundari.
Berdasarkan Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berlangsung selama 5 hari pada minggu pertama awal tahun ajaran baru.
Aturan tersebut menyesuaikan pendekatan MPLS Ramah agar siswa memiliki waktu yang lebih cukup untuk beradaptasi. (m31)