SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Jawa Timur selama masa libur sekolah Juli 2026 mengalami peningkatan signifikan.
Dalam kurun waktu 14 hari atau dua pekan libur sekolah, jumlah wisatawan yang masuk ke Jawa Timur tercatat naik 21 persen dan menjadi yang tertinggi secara nasional dibandingkan provinsi lain di Indonesia.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, capaian tersebut menunjukkan Jawa Timur masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan selama musim liburan.
“Ada kenaikan wisata di Jawa Timur sebesar 21 persen."
"Wisatawan yang masuk ke Jawa Timur selama 14 hari masa libur sekolah Juli 2026 merupakan yang tertinggi di antara semua provinsi di Indonesia,” kata Khofifah, Kamis (16/7/2026).
Berdasarkan data yang diterimanya, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Jawa Timur selama periode tersebut mencapai 6,1 juta orang.
Baca juga: Pemkab Malang Usulkan Dana Rp 135 Miliar ke Pemerintah Pusat untuk Perbaikan Jalan
Khofifah menilai tingginya kunjungan wisatawan tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga turut menggerakkan berbagai sektor ekonomi lainnya.
“Artinya, wisatawan yang datang itu Insya Allah memberikan berkah bagi pelaku-pelaku dunia wisata melalui perhotelan, penginapan, transportasi, juga UKM-UKM di Jawa Timur,” ujarnya.
Menurut Khofifah, dampak positif yang dirasakan sektor pariwisata tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak yang selama ini mendukung pengembangan destinasi wisata di Jawa Timur.
Karena itu, ia berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Besar harapan kami, semoga sinergitas dan kemitraan yang telah terjalin baik ini akan dapat terus kita lanjutkan di masa yang akan datang demi terjadinya kesejahteraan masyarakat Jatim,” tuturnya.
Baca juga: Aliansi Sopir Angkot di Kota Malang Tolak Koridor II Trans Jatim, Minta Pemkot Utamakan Kolaborasi