TRIBUN-WOW.COM - Harry Kane belum ingin membicarakan kemungkinan Piala Dunia 2026 menjadi penampilan terakhirnya bersama Timnas Inggris meski The Three Lions dipastikan gagal melaju ke final usai tersingkir di babak semifinal.
Kekalahan tersebut menyisakan kekecewaan mendalam bagi Kane yang kembali gagal mengakhiri penantian panjang Inggris untuk meraih trofi turnamen mayor.
Penyerang Bayern Munchen itu juga langsung dihadapkan pada pertanyaan mengenai peluang tampil di Piala Dunia berikutnya mengingat usianya yang tidak lagi muda.
Pada tahun ini Kane akan berusia 33 tahun, sedangkan saat Piala Dunia edisi selanjutnya digelar empat tahun mendatang usianya diperkirakan sudah menginjak 37 tahun.
Meski demikian, perjalanan Inggris hingga babak semifinal tetap mendapat apresiasi karena mampu bersaing di tengah tekanan besar sepanjang turnamen.
Pengamat sepak bola Gigih melalui Podcast Super Taktik Tribunnews menilai keberhasilan Inggris mencapai empat besar tidak lepas dari pendekatan taktis yang diterapkan pelatih Thomas Tuchel.
"Pendekatan Thomas Tuchel memang sering dikritik karena dianggap terlalu Jerman dan tidak cukup mencerminkan sepak bola Inggris tradisional," ujar Gigih.
"Tapi disiplin taktis yang diterapkannya berhasil membawa Inggris ke semifinal dan fleksibilitas taktiknya menjadi kunci menghadapi tekanan besar di turnamen ini," lanjutnya.
Di tengah evaluasi terhadap perjalanan Inggris tersebut, perhatian kemudian tertuju kepada masa depan Kane yang kembali menjadi andalan The Three Lions sepanjang turnamen.
Kane mengakui kekalahan di semifinal menjadi pukulan berat karena Inggris kembali gagal menuntaskan langkah menuju partai puncak.
Kapten Timnas Inggris itu menilai timnya masih memiliki pekerjaan rumah yang harus dibenahi agar mampu melangkah lebih jauh pada turnamen berikutnya.
"Kami harus melihat kembali pertandingan ini dan mencari tahu bagaimana cara berkembang dalam situasi seperti ini, tetapi mungkin inilah bagian terakhir dari teka-teki yang masih kurang dalam empat turnamen besar terakhir," ujar Kane melansir Yonhap.
Usai menyampaikan evaluasinya, Kane mendapat pertanyaan apakah Piala Dunia 2026 akan menjadi "last dance" atau penampilan terakhirnya bersama Timnas Inggris.
Pertanyaan tersebut muncul karena faktor usia membuat peluang Kane tampil pada Piala Dunia berikutnya dinilai semakin berat.
Baca juga: Inggris Disingkirkan Argentina, Wayne Rooney Soroti Keputusan Thomas Tuchel Membiarkan Messi
Meski begitu, Kane memilih menepis spekulasi tersebut dan menegaskan masih terlalu dini untuk membahas akhir kariernya di level internasional.
"Seperti yang saya katakan sebelumnya, masih terlalu dini untuk membicarakan apakah ini Piala Dunia terakhir saya," kata Kane.
Kane menegaskan dirinya hanya ingin menjalani karier selangkah demi selangkah tanpa membatasi target untuk masa depan.
Menurut dia, membela Timnas Inggris merupakan sebuah kebanggaan sekaligus kebahagiaan yang tidak ingin dilepaskannya begitu saja.
"Saya melihat setiap tahun selangkah demi selangkah. Berada di tim nasional adalah sumber kebanggaan dan kebahagiaan," ucap Kane.
"Bermain untuk tim nasional adalah hal yang paling saya cintai di dunia dan empat tahun adalah waktu yang masih sangat jauh," lanjutnya.
Kane bahkan menjadikan Lionel Messi sebagai inspirasi karena masih mampu tampil di level tertinggi meski usianya terus bertambah.
"Ketika saya melihat Messi, rasanya tidak ada akhirnya. Dia masih tampil di level tertinggi," tutur Kane.
"Saya tidak ingin memberi batasan untuk diri sendiri. Saat ini saya hanya ingin fokus memulihkan rasa sakit setelah kekalahan ini," pungkas pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Inggris tersebut.
Sepanjang Piala Dunia 2026, Kane tetap menunjukkan ketajamannya dengan mengoleksi enam gol dan satu assist sehingga finis di jajaran lima besar daftar pencetak gol terbanyak turnamen meski gagal membawa Inggris melaju ke final.
Baca juga: Ancaman Sanksi Jude Bellingham yang Tampar Pemain Argentina setelah Tersingkir dari Piala Dunia 2026
https://www.tribunnews.com/superskor/7855103/terinspirasi-leo-messi-harry-kane-tolak-sebut-piala-dunia-2026-sebagai-last-dance
VP: RAMA(MAGANG)