Trevoh Chalobah akan Bereuni dengan Cesc Fabregas setelah Como Kalahkan Crystal Palace dan Inter dalam Perebutan Bek Chelsea
Dewi Rahayu July 17, 2026 02:42 AM

Como dilaporkan berada di ambang kesepakatan untuk merekrut bek Chelsea, Trevoh Chalobah, mengalahkan persaingan dari Crystal Palace dan Inter. Klub ambisius asal Serie A tersebut bergerak cepat untuk mengamankan jasa bek tengah itu, sekaligus memberinya kesempatan bermain di bawah asuhan legenda Chelsea, Cesc Fabregas.

Fabregas mendapatkan pemain incarannya

Upaya perekrutan agresif Como tampaknya belum akan berhenti, karena mereka semakin dekat untuk menyelesaikan transfer lulusan akademi Chelsea tersebut. Tim asal Italia yang kini dilatih oleh Fabregas itu mengincar Chalobah untuk memperkuat lini pertahanan mereka setelah pencapaian bersejarah musim lalu, finis di posisi keempat Serie A dan memastikan tiket ke Liga Champions.

Kepindahan ini menjadi pencapaian besar bagi Lariani, yang berhasil meyakinkan pemain berusia 27 tahun itu bahwa masa depannya berada di Stadio Giuseppe Sinigaglia. Menurut laporan Sky Sport Italia, setelah berminggu-minggu spekulasi mengenai kepergiannya dari Stamford Bridge, kesepakatan dengan nilai dasar €35 juta termasuk bonus kini hampir disepakati.

Chalobah mulai menembus tim utama Chelsea pada tahun 2018, yang memberinya kesempatan untuk bekerja dengan Fabregas selama satu tahun (meskipun keduanya tidak pernah bermain bersama dalam laga kompetitif), dan kini keduanya akan kembali bekerja sama di Italia.

Mengalahkan persaingan dari klub besar

Perebutan tanda tangan Chalobah tidaklah mudah, karena sejumlah klub besar Eropa turut memantau situasinya. Inter telah lama mengagumi pemain asal Inggris itu, namun Nerazzurri akhirnya mundur karena menilai harga yang ditetapkan manajemen The Blues terlalu tinggi, membuka peluang bagi Como untuk masuk mengambil alih negosiasi.

Crystal Palace juga menunjukkan minat kuat untuk mempertahankan sang bek di Premier League, setelah Chalobah menjalani masa pinjaman di Selhurst Park selama musim 2024-25, di mana ia tampil dalam 14 pertandingan dan mencetak tiga gol sebelum Chelsea memanggilnya kembali di pertengahan musim. Namun, proyek jangka panjang di Lombardy terbukti lebih menarik. Presiden Como, Mirwan Suwarso, mengakui bahwa klubnya mengambil pendekatan strategis, bahkan sempat berdiskusi dengan beberapa petinggi klub Italia lainnya untuk memahami situasi pasar sebelum mengambil keputusan.

Pernyataan Suwarso tentang negosiasi

Berbicara mengenai intensitas pasar transfer, Suwarso memberikan gambaran langka tentang filosofi klub dalam mengejar pemain Chelsea tersebut, yang saat ini masih terikat kontrak di Stamford Bridge hingga musim panas 2028 dengan opsi perpanjangan satu tahun. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sempat melakukan panggilan telepon dengan presiden klub rival untuk membahas persaingan dalam mendapatkan pemain asal Inggris itu, menggambarkan cara unik Como dalam bernegosiasi di Serie A.

“Kami disebut-sebut di media bersaing dengan klub Italia lain untuk mendatangkan pemain asal Inggris,” ujar Suwarso. “Saya berpikir, mengapa tidak langsung saja saya menelepon presiden klub tersebut dan mengatakan ‘jika kamu ingin dia, ambillah, kami akan mundur. Tapi jika kamu membelinya, beri saya salah satu pemainmu...’ Dia menjawab, ‘terima kasih atas teleponnya, saya menghargainya, kami akan kabari kamu.’”

Babak baru bagi bek The Blues

Bagi Chalobah, kepindahan ke Italia menjadi awal baru setelah sulit mendapatkan tempat di skuad utama Chelsea di London barat. Padahal, ia tampil cukup konsisten ketika diberi kesempatan, dengan mencatatkan 47 penampilan di semua kompetisi untuk Chelsea musim lalu dan mencetak tiga gol, saat timnya finis di posisi kesepuluh Liga Inggris.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.