Wapres Amerika Serikat Ungkap Israel Berupaya Gagalkan Upaya Damai AS-Iran
Muhammad Hadi July 17, 2026 09:24 AM

 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), JD Vance, mengungkapkan bahwa sebagian anggota pemerintahan Israel berupaya memengaruhi opini publik Amerika Serikat agar menolak upaya diplomasi dengan Iran yang didorong Washington untuk mengakhiri konflik antara kedua negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Vance dalam wawancara di podcast The Joe Rogan Experience, sebagaimana dikutip Reuters, Kamis (16/7/2026).

Vance mengatakan dirinya "yakin tanpa keraguan sedikit pun" bahwa ada pihak-pihak di pemerintahan Israel yang menginginkan Amerika Serikat tidak melanjutkan jalur diplomasi.

Menurutnya, mereka lebih memilih operasi militer terhadap Iran tetap berlanjut dibandingkan tercapainya kesepakatan damai.

Ia menyebut terdapat kampanye yang didukung pendanaan besar untuk membentuk opini publik di Amerika Serikat agar menentang kesepakatan dengan Iran.

Meski demikian, Vance mengakui bahwa upaya memengaruhi kebijakan negara lain merupakan hal yang lazim dalam hubungan internasional, baik dilakukan oleh sekutu maupun lawan.

"Yang menjadi persoalan adalah jika upaya tersebut memengaruhi proses pengambilan keputusan politik di Amerika Serikat," ujar Vance.

Baca juga: Amerika Serikat Bombardir Iran Selama Enam Jam, Teheran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Teluk

Dalam wawancara itu, Vance juga mengisyaratkan bahwa Amerika Serikat kemungkinan tidak akan terlibat dalam konflik dengan Iran apabila tidak ada dorongan dari Israel.

Kendati demikian, ia menegaskan Presiden Donald Trump tetap berkomitmen mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

Kesepakatan diplomatik yang didukung pemerintahan Trump tersebut mendapat kritik dari sejumlah kalangan di Amerika Serikat maupun Israel.

Para penentangnya menilai perjanjian itu tidak cukup kuat untuk membatasi program rudal Iran maupun memastikan fasilitas nuklir negara tersebut benar-benar dihentikan secara permanen.

Sejumlah pejabat Israel yang berbicara kepada Reuters tanpa menyebut identitas menilai kesepakatan tersebut berpotensi melemahkan posisi keamanan Israel di kawasan Timur Tengah.

Hingga laporan ini diterbitkan, pemerintah Israel belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Vance mengenai dugaan adanya upaya memengaruhi opini publik Amerika Serikat agar menolak diplomasi dengan Iran.

Baca juga: VIDEO Iran Pasang Mural Trump dalam Peti, Tuntut Balas Dendam

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.