PT MPG Ingin Berikan Kontribusi Nyata untuk Aceh Lewat Lapangan Kerja, Pendidikan, & Program Sosial
Misran Asri July 17, 2026 10:54 AM

Kontribusi dimaksud yakni, turut serta mengambil peran dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nagan Raya melalui penyediaan lapangan kerja.

PROHABA.CO, SUKA MAKMUE – PT Meulaboh Power Generation (MPG) sebagai perusahaan penyedia energi yang mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kabupaten Nagan Raya, mempertegas komitmennya untuk terus berkontribusi untuk Aceh.

Kontribusi dimaksud yakni, turut serta mengambil peran dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nagan Raya melalui penyediaan lapangan kerja. 

Pengembangan sumber daya manusia, kolaborasi dengan dunia pendidikan, serta pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Komitmen kuta tersebut disampaikan Direktur sekaligus CEO PT Meulaboh Power Generation, Liu Pengju, dalam kegiatan Open House Tahun 2026 yang dihadiri perwakilan pemerintah, dunia usaha, komunitas, serta keluarga karyawan, Kamis (16/7/2026).

Dalam sambutannya, Liu Pengju menjelaskan bahwa PT MPG mengoperasikan dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara dengan kapasitas masing-masing 225 MW. 

Pembangkit tersebut merupakan proyek PLTU greenfield luar negeri pertama milik China Datang Corporation dan menjadi salah satu pemasok utama listrik untuk jaringan Sumatra bagian utara.

Baca juga: PT MPG Luncurkan Kampanye “Hati Hangat untuk Idul Fitri”, Apresiasi Karyawan yang Tetap Bertugas

Baca juga: PT MPG Dorong Pengembangan SDM Lokal dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

"Perusahaan senantiasa berakar dan berkembang di Kabupaten Nagan Raya dengan berpegang teguh pada prinsip pengelolaan yang sehat dan berkelanjutan. 

Berkat dukungan pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai mitra, perusahaan mampu mewujudkan pembangunan yang berkualitas tinggi sekaligus menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat," ujar Liu Pengju.

Proyek PLTU ini mulai dibangun pada 24 Desember 2019. 

Kedua unit pembangkit mulai beroperasi pada 30 September 2023 dan resmi memasuki masa operasi komersial pada 31 Desember 2023 dengan masa operasi yang direncanakan selama 25 tahun.

Selain menjaga keandalan pasokan listrik, perusahaan juga memberikan perhatian besar terhadap pemberdayaan tenaga kerja lokal. 

Saat ini, sebanyak 143 karyawan atau sekitar 37,63 persen dari total tenaga kerja perusahaan berasal dari Kabupaten Nagan Raya.

Baca juga: PT MPG Perkuat Kepatuhan untuk Dorong Pengembangan Perusahaan Berkualitas

"Perusahaan senantiasa memprioritaskan perekrutan tenaga kerja lokal agar masyarakat memperoleh pekerjaan yang layak tanpa harus meninggalkan daerah asalnya. 

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," kata Liu.

Di bidang pengembangan sumber daya manusia, PT MPG secara konsisten menyelenggarakan pelatihan keterampilan, peningkatan kompetensi profesional, serta pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 

Program tersebut dirancang untuk membuka peluang pengembangan karier sekaligus mencetak tenaga kerja profesional di sektor ketenagalistrikan.

Baca juga: PT MPG Gelar Aksi Bersih Pantai di Area Water Intake PLTU 3-4 Nagan Raya

Perusahaan juga memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, SMK Negeri Nagan Raya, dan Universitas Teuku Umar Aceh Barat. 

Kolaborasi tersebut mencakup program magang, pelatihan teknis, pembinaan talenta, hingga pelatihan K3 guna menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Di bidang tanggung jawab sosial, PT MPG telah menjalankan berbagai program yang berfokus pada pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan bantuan kemanusiaan. 

Program tersebut meliputi renovasi sekolah dasar di Desa Suak Puntong, pemberian bantuan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, dukungan terhadap kegiatan sekolah, hingga penyaluran bantuan sosial pada momen Idulfitri dan Iduladha.

Perusahaan juga berperan aktif saat bencana banjir besar yang melanda Sumatra pada 2025 dengan menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak.

Baca juga: Selalu Siaga 24 Jam, Tim HSE Firefighters PT MPG Jadi Garda Terdepan Keselamatan PLTU Nagan Raya

Ke depan, PT Meulaboh Power Generation menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat melalui komitmen "melayani masyarakat, memberdayakan daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat."

"Dengan semangat kebersamaan, PT Meulaboh Power Generation akan terus berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas kesempatan kerja, serta membangun hubungan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan dengan masyarakat Kabupaten Nagan Raya," tutup Liu Pengju.(sb)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.