Viral Juru Parkir Jadi Korban Tabrak Lari di Monjali Sleman saat Hendak Menyeberang Jalan
Hari Susmayanti July 17, 2026 01:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Seorang juru parkir berinisial S, warga Tegalrejo, Kota Yogyakarta menjadi korban kecelakaan lalu lintas dugaan tabrak lari, saat hendak menyeberang jalan di Kabupaten Sleman.

Peristiwa nahas yang menimpa Lansia berusia 64 tahun tersebut, terjadi di Jalan Monjali atau Nyi Condrolukito, tepatnya di Dusun Gemawang, Kalurahan Sinduadi, Mlati, pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 18.01 WIB.

Insiden nahas ini terekam dalam video CCTV dan viral di media sosial.

Dalam postingan yang disertai rekaman tersebut, korban tampak berdiri di pinggir jalan sedang berusaha menyeberang.

Namun, saat mendekati tengah jalan, korban tertabrak oleh sebuah mobil berwarna silver yang melaju cukup kencang.

Akibat benturan tersebut, korban terpental ke jalur berlawanan dan kembali tertabrak oleh mobil yang sedang melaju dari arah selatan ke utara.

"Video CCTV tabrak lari di depan klinik gigi dentes Monjali petang tadi, mohon itikad baiknya untuk pengemudi mobil. (16/7/2026)," tulis akun tersebut, yang mengunggah postingan disertai rekaman video CCTV. 

Saat dikonfirmasi, PS Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro membenarkan insiden kecelakaan tersebut.

Menurut dia, korban S warga Tegalrejo, Kota Yogyakarta sehari-hari bekerja sebagai juru parkir.

Baca juga: Bikin Penasaran! Sensasi Ngopi di Sugeng Mulyo Berlatar Karya Djoko Pekik

Korban mengalami cedera kepala, patah tulang di dua bagian tubuh, serta luka lecet di beberapa bagian. 

"Korban kemudian dievakuasi ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta untuk mendapatkan penanganan medis," katanya, Jumat (17/7/2026). 

Argo mengatakan, kendaraan yang pertama terlibat benturan dengan koban, hingga kini belum diketahui identitasnya.

Sementara mobil kedua, yang terlibat benturan setelah korban terpental adalah mobil Toyota Agya, yang dikemudikan oleh AF (23) bersama penumpangnya berinisial SN (53), keduanya warga Bekasi dan tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut.

Hanya kendaraan yang dikemudikan mengalami kerusakan pada bagian bemper depan kanan dengan estimasi kerugian material sekitar Rp2 juta. 

Sejauh ini, Unit Gakkum Satlantas Polresta Sleman telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi-saksi, serta masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara utuh kronologi kejadian, termasuk mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat pada benturan awal.

Menurut Argo, sejauh ini pihaknya mengaku belum bisa menyimpulkan adanya dugaan tabrak lari dalam peristiwa kecelakaan ini. Sebab saat ini penyidik masih mendalami kronologi kejadian, termasuk terkait keberadaan pengemudi pada benturan pertama setelah kecelakaan. 

"Kami belum dapat menyimpulkan adanya dugaan tabrak lari sebelum proses penyelidikan selesai," ujar Argo. Atas insiden tersebut pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, mematuhi peraturan lalu lintas, mengurangi kecepatan saat melintas di tempat yang ramai aktivitas serta mengutamakan keselamatan pejalan kaki.(*) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.