- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi buka suara setelah ramai polemik usulan pemberlakuan kembali Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi siswa SMA dan SMK negeri di Jawa Barat.
Melalui video yang diunggah di akun TikTok pribadinya pada Jumat (17/7/2026), KDM menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan memberlakukan kembali pembayaran SPP.
Menurutnya, usulan tersebut berasal dari sejumlah anggota DPRD Jawa Barat yang membidangi sektor pendidikan.
Namun, ia memastikan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap menggratiskan biaya pendidikan di SMA dan SMK negeri.
"Kami tegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan memberlakukan pembayaran SPP," ujar Dedi.
Ia menegaskan, pemerintah tetap berpegang pada prinsip bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab negara.
Dedi juga menyebut siswa di sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemprov Jabar tetap mendapat pembiayaan dari pemerintah.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan defisit akibat penundaan dana bagi hasil dari pemerintah pusat, Pemprov Jabar akan melakukan efisiensi dan realokasi anggaran.
Bahkan, Dedi mengaku siap memangkas biaya operasional gubernur apabila diperlukan demi menjaga anggaran pendidikan.
"Bila diperlukan, biaya operasional gubernur bisa dipotong untuk kepentingan pendidikan di Jawa Barat," tegasnya.
Dedi berharap seluruh upaya tersebut dapat menjaga kualitas pendidikan sekaligus menjamin masa depan anak-anak di Jawa Barat.
Program: Tribunnews Update
Host: Nila Irda
Editor Video: Ardrianto Satrio
Uploader: bagus gema praditiya sukirman