Pemerintahan Donald Trump kembali memperketat kebijakan imigrasi Amerika Serikat. Kali ini, ada pembatasan masa berlaku visa bagi pelajar asing, peserta program pertukaran budaya, dan jurnalis asing.
Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) menetapkan aturan baru yang mengubah masa berlaku visa pelajar (F), visa pertukaran budaya (J), dan visa jurnalis (I) menjadi memiliki batas waktu tertentu.
Selama ini, visa tersebut berlaku selama pemegangnya masih menjalani studi, program, atau pekerjaan di AS. Aturan itu mulai berlaku 60 hari setelah dipublikasikan di Federal Register, sambil menunggu peninjauan Kongres.
Mengutip , Jumat (17/7/2026) dalam aturan baru, visa pelajar dan peserta pertukaran budaya berlaku maksimal empat tahun. Sementara visa jurnalis dibatasi hingga 240 hari, atau hanya 90 hari bagi warga negara China, serta pemegang visa tetap bisa mengajukan perpanjangan.
DHS juga melarang mahasiswa pascasarjana mengubah tujuan pendidikan atau pindah kampus tanpa izin. Selain itu, masa tenggang untuk meninggalkan Amerika Serikat setelah lulus dipangkas dari 60 hari menjadi 30 hari.
Mantan pejabat DHS, Doug Rand, menilai kebijakan tersebut justru menjadi hambatan bagi mahasiswa internasional.
"Sebagian besar warga Amerika Serikat memahami pentingnya menyambut mahasiswa internasional dan menghapus birokrasi yang tidak perlu. Aturan ini justru melakukan hal yang sebaliknya," kata Rand.
Kritik serupa disampaikan Direktur Studi Imigrasi Cato Institute, David J. Bier. Menurutnya aturan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat.
"Mahasiswa internasional yang sudah menghabiskan waktu bertahun-tahun di Amerika kini hanya memiliki waktu 30 hari untuk mencari perusahaan yang bersedia menjadi sponsor," kata David.
"Jika tidak, mereka bisa langsung dianggap sebagai imigran ilegal. Apakah pembuat aturan ini benar-benar memahami bagaimana kehidupan berjalan?" lengkap David.
DHS menyebut kebijakan itu dibuat karena jumlah pemegang visa terus meningkat. Pada 2024, AS mencatat lebih dari 1,8 juta penerimaan visa pelajar, naik lebih dari 11% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pemerintah Amerika Serikat juga menerbitkan lebih dari 500 ribu visa pertukaran budaya dan sekitar 37.300 visa untuk jurnalis asing. Menurut DHS, peningkatan jumlah pemegang visa membuat pengawasan terhadap warga asing di Amerika Serikat menjadi semakin sulit.
Karena itu, pemegang visa yang ingin tinggal lebih lama setelah masa berlaku visanya habis harus mengajukan perpanjangan kepada DHS atau keluar dari Amerika Serikat sebelum kembali masuk dengan izin baru.





