MPLS di SDN 3 Baregbeg Ciamis Tanamkan Akhlak Sejak Hari Pertama, Terapkan Nilai Aswaja An Nahdliyah
Dedy Herdiana July 17, 2026 04:22 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – SD Negeri 3 Baregbeg, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, memanfaatkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 untuk memperkuat pendidikan karakter peserta didik sejak hari pertama masuk sekolah.

Melalui tema "Sekolah Aman, Nyaman, dan Ramah Berakidah Ahlussunah wal Jama'ah An Nahdliyah", sekolah tidak hanya mengenalkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, tetapi juga membiasakan nilai-nilai akhlak, adab, serta budaya positif kepada siswa baru.

Kepala SD Negeri 3 Baregbeg, Nanang Heryanto, mengatakan pendidikan karakter menjadi salah satu fokus utama sekolah. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari akhlak dan integritas peserta didik.

"Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki akhlak mulia, adab yang baik, serta mampu menjaga nilai-nilai budaya bangsa di tengah perkembangan zaman," ujar Nanang, Jumat (17/7/2026).

Baca juga: Materi MPLS 2026 Hari ke-5 untuk Jenjang SD, Tema: Membentuk Karakter Siswa

Ia menjelaskan, sekolah menerapkan nilai-nilai Ahlussunah wal Jama'ah An Nahdliyah dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. 

Implementasinya diwujudkan melalui pembiasaan ibadah, sikap moderat, toleransi, menghormati guru dan orang tua, peduli terhadap sesama, hingga menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Menurut Nanang, berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat saat ini sering kali bukan disebabkan kurangnya pengetahuan, melainkan lemahnya karakter, kejujuran, serta tanggung jawab.

"Karena itu sekolah memiliki tanggung jawab membentuk karakter anak sejak usia dini agar ilmu yang dimiliki kelak benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara," katanya.

Selain pembentukan karakter, selama MPLS para siswa juga dikenalkan dengan tata tertib sekolah, budaya belajar yang menyenangkan, pembiasaan disiplin, kegiatan keagamaan, serta pelestarian budaya lokal.

Nanang berharap pembiasaan tersebut mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, menjunjung tinggi adab, memiliki kecintaan terhadap budaya Nusantara, serta siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri.

"Harapannya, anak-anak tidak hanya menjadi pribadi yang cerdas, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang amanah, berintegritas, dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat di masa depan," pungkasnya.(*)

Baca juga: Hadapi Ancaman Kemarau, Disdik Ciamis Minta Sekolah Materi Edukasi Hemat Air Disisipkan Saat MPLS

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.