Truk Terguling di Jurang Watulimo Trenggalek, Puluhan Boks Ikan Dievakuasi
Rendy Nicko July 17, 2026 05:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Sebuah kecelakaan tunggal menimpa truk bermuatan ikan di Jalan Raya Bandung-Prigi, tepatnya di kawasan Tanjakan Ngrepeh, Dusun Kendil, Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Truk tersebut gagal menanjak hingga akhirnya terguling ke dalam jurang pada Kamis (16/7/2026) sekira pukul 20.15 WIB.

Meskipun truk terperosok dan puluhan boks berisi ikan tercecer di jurang, beruntung sang sopir dilaporkan selamat tanpa mengalami luka-luka.

Kasi Humas Polres Trenggalek, AKP Katik, membenarkan terjadinya peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut. Ia menjelaskan truk dengan nomor polisi G 9771 DC itu dikemudikan oleh Mohammad Yusuf (38).

Baca juga: Penyebab Kebakaran Rumah Erma di Plosoklaten Kediri Didalami Labfor Polda Jatim

Yaitu seorang karyawan swasta asal Desa Babakan, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

"Telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Raya Bandung-Prigi, Dusun Kendil, Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Tepatnya di jalan Tanjakan Ngrepeh," jelas AKP Katik saat dikonfirmasi, Jumat (17/7/2026).

AKP Katik memaparkan kronologi kejadian bermula saat truk yang sarat muatan ikan tersebut melaju dan berusaha menaiki tanjakan Ngrepeh.

Kondisi jalan di lokasi kejadian terpantau kering, namun memiliki kontur menanjak serta berkelok tajam.

"Setibanya di atas, pengemudi mengaku kendaraan tidak kuat menanjak dan tidak mampu mengendalikan laju truk. Akibatnya, truk bermuatan ikan tersebut terperosok di ujung tikungan dan terguling," terangnya.

Kecelakaan ini sempat mengundang perhatian warga sekitar. Dua orang saksi mata di lokasi kejadian, yakni Imam (45) warga Desa Prigi dan Heri (40).

Keduanya warga Desa Slawe, langsung memberikan kesaksian kepada petugas kepolisian yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas gabungan dari Polsek Watulimo yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Iptu Sumarsono, bersama Kanit Lantas Ipda Agus Nurhadi, Ka SPKT Aiptu Didik Susena, serta sejumlah anggota langsung bergerak cepat mendatangi TKP.

"Petugas langsung ke TKP untuk menolong korban, mencatat saksi, dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan," ulasnya.

Sementara, Kanit Lantas Polsek Watulimo, Ipda Agus Nurhadi menambahkan bahwa kejadian tersebut murni disebabkan karena armada truk yang tidak kuat menanjak.

Ia juga menegaskan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

"Iya benar, kecelakaan tunggal. Untuk korban selamat dan tidak mengalami luka-luka. Kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 50 juta," imbuhnya.

Hingga saat ini, bangkai truk masih berada di lokasi kejadian menanti proses evakuasi. Petugas kepolisian telah berkoordinasi untuk mendatangkan mobil derek guna mengangkat badan truk dari jurang.

Baca juga: Dorong Regenerasi Kebun Tebu, PG Pesantren Baru Beri Bibit Gratis dan Bantuan Biaya untuk Petani

Ipda Agus menjelaskan bahwa proses evakuasi baru bisa dilaksanakan pada hari Jumat siang ini karena pihak kepolisian dan pemilik kendaraan masih menyelesaikan proses negosiasi dengan pihak jasa derek.

"Untuk evakuasi kendaraan dilaksanakan setelah Jumatan, karena saat ini masih negosiasi dengan pihak derek. Pasalnya, mobil derek baru bisa siap hari ini," tutupnya.

Saat ini, kasus kecelakaan tunggal tersebut tengah ditangani lebih lanjut oleh Unit Lantas Polsek Watulimo.

(Madchan Jazuli/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.