SURYA.CO.ID, GRESIK - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Semambung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim) pada Jumat (17/7/2026) pukul 09.00 WIB. Peristiwa tragis ini mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban diidentifikasi bernama Ach Jamaluddin (40), warga Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya.
Saat kecelakaan terjadi, korban tengah mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi L 4367 AAY.
"Korban pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Kapolsek Driyorejo, Kompol Gatot Setyo Budi, saat dikonfirmasi SURYA.co.id, Jumat (17/7/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan lalu lintas ini bermula saat sebuah truk boks yang dikemudikan oleh Agus Joko Pamuji melaju dari arah timur menuju ke barat.
Pada saat bersamaan, dari arah utara, seorang petugas keamanan (satpam) sedang menyeberangkan karyawan yang mengendarai sepeda motor.
Mendapati ada kendaraan yang menyeberang, pengemudi truk box tersebut menghentikan kendaraannya untuk memberikan prioritas jalan.
Namun, di saat yang sama, korban Ach Jamaluddin melaju dari arah belakang truk (timur ke barat) dan mencoba mendahului dari sisi sebelah kiri.
Karena kondisi jalan raya yang sempit, korban tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya.
Motor korban terpeleset, menyebabkan tubuh korban terjatuh masuk ke dalam kolong truk dan terlindas oleh ban belakang sebelah kiri.
Akibat luka berat yang diderita akibat terlindas, korban meninggal dunia seketika di tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Anwar Medika, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.
Anggota Polsek Driyorejo langsung mengamankan TKP, dan berkoordinasi dengan Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik untuk proses penyelidikan lebih mendalam.
Polisi juga telah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian.
Dari hasil analisis awal, kecelakaan disebabkan oleh kurangnya kehati-hatian pengendara sepeda motor yang memaksakan diri mendahului dari sisi kiri pada kondisi jalan sempit, sehingga kehilangan kendali.