- Anggota Komisi I DPR RI Fraksi NasDem, Amelia Anggraini, mendesak adanya evaluasi dan audit menyeluruh.
Yaitu terhadap sistem keamanan fasilitas strategis negara setelah ledakan Gudang Pusat Amunisi 2 Puspalad Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026).
Ledakan tersebut mengakibatkan satu prajurit TNI AD meninggal dunia.
Selain itu, empat personel mengalami luka berat dan dua personel lainnya mengalami luka ringan.
Amelia menilai insiden tersebut menjadi peringatan penting terkait pengelolaan aset pertahanan, khususnya dalam hal keamanan penyimpanan amunisi.
Menurutnya, standar keselamatan dan pengawasan terhadap fasilitas militer harus terus diperkuat untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
"Musibah ini juga menjadi pengingat akan pentingnya penguatan standar keselamatan, manajemen penyimpanan amunisi, serta evaluasi berkala terhadap sistem keamanan di seluruh fasilitas strategis negara," ujar Amelia, Kamis (16/7/2026).
Amelia mengatakan pedoman keamanan dalam pengelolaan aset pertahanan harus terus diperbarui.
Yaitu mengikuti perkembangan teknologi dan meningkatnya kompleksitas ancaman.
Ia menilai pengelolaan aset militer membutuhkan standar keselamatan yang berkelanjutan agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
"Insiden ini harus menjadi pengingat bahwa pengelolaan aset pertahanan memerlukan standar keselamatan yang terus diperbarui seiring perkembangan teknologi dan kompleksitas ancaman," tuturnya.
Meski demikian, Amelia meyakini TNI akan menangani insiden tersebut secara profesional.
Mulai dari proses evakuasi, perawatan korban, hingga penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan.
"Kami percaya TNI akan menangani situasi ini secara profesional, mulai dari evakuasi, perawatan korban, hingga melakukan investigasi secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut," kata Amelia.
Di satu sisi, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono, buka suara.
Ia menyebut TNI AD telah membentuk tim investigasi untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh terkait insiden tersebut.