Lomba B2SA Upaya Persiapkan Generasi Emas, Bupati Hamenang Minta Peserta Sosialisasikan Pangan Sehat
Delta Lidina July 17, 2026 06:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, menegaskan Lomba B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) dan Masak Ikan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten bukan sekadar ajang kompetisi memasak, melainkan bagian dari upaya menyiapkan generasi penerus yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Hal itu disampaikan Hamenang di Gedung Sunan Pandanaran RSPD, Kamis (16/7/2026), di hadapan puluhan peserta perwakilan tingkat kecamatan se-Kabupaten Klaten. 

"Tidak hanya sekedar lomba masak, tidak sekedar sedang enak-enakan (rasa terbaik). Tapi dalam rangka akan meningkatkan kualitas dari generasi penerus kita ke depan," tegasnya.

Ia menjelaskan pangan lokal maupun ikan lokal yang diolah peserta bisa menjadi makanan yang enak, sehat, dan bernilai ekonomis. 

Menurutnya, gizi seimbang untuk anak tidak harus mahal karena bahan bakunya bisa didapat dari wilayah kabupaten sendiri. 

"Sehingga dengan adanya kegiatan semacam ini, harapannya ke depan anak-anak kita akan mendapatkan makanan-makanan di rumah yang gizinya memang tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Tidak perlu mahal, karena bahan makanannya bisa dari lokal kabupaten-kota," imbuhnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Hamenang itu juga meminta seluruh peserta turut mensosialisasikan pola makan sehat kepada lingkungan sekitar sepulang dari lomba. 

LOMBA MASAK KLATEN  - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyerahkan piala dan sertifikat Masak Ikan kepada tim perwakilan di Gedung Sunan Pandanaran RSPD, Kamis (16/7/2026). 
LOMBA MASAK KLATEN  - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyerahkan piala dan sertifikat Masak Ikan kepada tim perwakilan di Gedung Sunan Pandanaran RSPD, Kamis (16/7/2026).  (TribunSolo/Ibnu Dwi Tamtomo)

Ia berharap sosialisasi yang semakin gencar akan membuat masyarakat memahami potensi pangan lokal dan pentingnya makan ikan, sehingga pada akhirnya tercipta peningkatan kualitas generasi penerus. 

"Sehingga dalam rangka memaksimalkan Kabupaten Klaten tercinta dan SDM tetap unggul, agar siap untuk kompetisi di dunia luar dalam rangka menuju Indonesia emas 2045-nya bisa benar-benar terlaksana," tambahnya.

Senada, Kepala DKPP Klaten Iwan Kurniawan, menyebut lomba ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi. 

"Tentunya ajang ini, kompetisi memasak merupakan sarana tidak cuma kegiatan rutin tapi juga sarana edukasi juga untuk melatih berbagai inovasi olahan pangan," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Hamenang tampak menyerahkan langsung piala dan sertifikat kepada tim juara 1 lomba masak ikan asal Desa Menden, Kecamatan Kebonarum, yang berhak membawa pulang hadiah senilai Rp 3 juta. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.