Kota Batu Wajibkan Destinasi Wisata Pasang Smart Button, Respon Kebakaran Lebih Cepat
Wiwit Purwanto July 17, 2026 07:32 PM

 

SURYA.CO.ID, BATU – Pemerintah Kota Batu memperkuat sistem keselamatan di sektor pariwisata dengan mendorong seluruh pengelola destinasi wisata dan usaha akomodasi memasang Smart Button Emergency Kebakaran.

Perangkat ini ditargetkan terpasang maksimal Desember 2026 untuk mempercepat pelaporan dan penanganan ketika terjadi kebakaran.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Batu membangun sistem mitigasi bencana yang lebih modern.

Melalui tombol darurat tersebut, laporan kejadian dapat langsung diterima petugas pemadam kebakaran tanpa harus menunggu proses pelaporan manual yang selama ini berpotensi memperlambat penanganan.

Imbauan pemasangan Smart Button Emergency Kebakaran mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Peraturan Menteri PUPR Nomor 26/PRT/M/2008, serta Peraturan Daerah Kota Batu Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Baca juga: Potensi Wisata Bawah Tanah Kota Malang, Destinasi Jalur Bungker di Jalan Terusan Ijen

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Batu, Agung Sedayu, mengatakan keberadaan perangkat tersebut menjadi langkah preventif untuk meningkatkan perlindungan terhadap wisatawan, pekerja, serta aset usaha.

“Dengan adanya sistem ini, respon petugas akan lebih cepat. Sehingga keselamatan masyarakat maupun aset dapat lebih terjamin,” kata Agung, Jumat (17/7/2026).

Laporan Kebakaran Langsung Masuk Dashboard Damkar

Agung menjelaskan, Smart Button Emergency Kebakaran bekerja dengan sistem yang terhubung langsung ke Dashboard Ruang Operator Damkar Kota Batu.

Ketika tombol darurat ditekan, sistem secara otomatis mengirimkan informasi berupa identitas objek, lokasi berbasis GPS, serta sinyal kejadian kepada petugas.

Dengan sistem tersebut, petugas dapat segera bergerak menuju lokasi tanpa harus menunggu laporan dari masyarakat secara manual.

Baca juga: Laporan Kebakaran Palsu di Banyuwangi Bikin Resah Petugas Damkar

Damkarmat Kota Batu menetapkan sejumlah standar minimal perangkat yang wajib dipenuhi pengelola wisata maupun usaha akomodasi.

Perangkat tersebut harus menggunakan tombol darurat satu sentuhan, mampu mengirimkan lokasi dan identitas objek maksimal 30 detik setelah aktivasi, memiliki daya tahan baterai minimal 12 bulan atau tersambung jaringan listrik dengan cadangan daya, serta terintegrasi dengan Dashboard Ruang Operator Damkar Kota Batu.

“Untuk kawasan wisata dan penginapan dengan area yang luas, pengelola kami anjurkan memasang lebih dari satu unit agar jangkauan pelaporan lebih optimal,” ujarnya.

Selain pemasangan perangkat, pengelola juga diwajibkan menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) penggunaan, melakukan uji fungsi setelah pemasangan, serta menjalankan pemeriksaan berkala minimal setiap enam bulan.

Pengelola juga harus mengikuti sosialisasi dan pelatihan penggunaan perangkat, termasuk melaporkan apabila terjadi kerusakan atau gangguan teknis maksimal tujuh hari kerja sejak diketahui.

Untuk layanan pemasangan maupun konsultasi teknis, Damkar Kota Batu membuka akses melalui nomor 0811-3114-9113 atau (0341) 512111, serta surat elektronik damkar.batu@gmail.com.

Selecta Jadi Salah Satu Percontohan

Sementara itu, Direktur Selecta Kota Batu, Pramono, mengatakan kawasan wisata Taman Rekreasi Selecta menjadi salah satu lokasi yang telah menerapkan sistem Smart Button Emergency.

Menurutnya, perangkat tersebut dipasang untuk mempercepat respons keadaan darurat, memperkuat mitigasi kebakaran, sekaligus membantu pemantauan risiko insiden kendaraan listrik (EV) di area parkir.

“Kami sudah memasang perangkat ini sejak 25 November 2025 lalu. Bahkan proyek pilotnya di Selecta sudah satu tahun lalu,” jelas Pramono.

Dengan penerapan sistem tersebut, Pemkot Batu berharap seluruh destinasi wisata dan tempat penginapan memiliki standar keselamatan yang lebih baik. Kecepatan informasi menjadi faktor penting agar potensi kerugian akibat kebakaran maupun kejadian darurat lain dapat ditekan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.