Daftar Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit, 9 Kendaraan Terlibat
Muhammad Ridho July 17, 2026 09:24 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jamin Ginting, Kilometer 44-45, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, tepatnya di depan Restoran Garuda Green Hill Sumatera Utara, Jumat (17/7/2026), sekira pukul 10:30 WIB.

Dalam kecelakaan yang terjadi, sebanyak 9 kendaraan terlibat kecelakaan.

Akibatnya, empat orang pengendara dilaporkan meninggal dunia.

Selain itu, delapan orang lainnya mengalami luka-luka dan dievakuasi. 

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengungkap kronologis kejadian bermula truk membawa galon air mineral melaju dari arah Karo menuju Kota Medan.

Di lokasi kejadian, truk bermuatan air mineral diduga mengalami rem blong dan menabrak 8 kendaraan.

"Adanya truk bermuatan galon air mineral mengalami rem blong, yang melaju dari arah Tanah Karo menuju Medan dan menabrak 8 kendaran,"kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan.

Diungkapkannya, akibat rem blong sopir yang kini sudah diamankan oleh pihak kepolisian itu tak dapat mengendalikan laju kendaraannya.

Daftar korban kecelakaan beruntun di Sibolangit:

Kombes Ferry Walintukan mengatakan, ada empat nyawa yang melayang dalam kecelakaan ini.

"Informasi yang kita dapatkan sementara, 4 orang meninggal dunia,"kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Jumat (17/7/2026).

Korban tewas:

1. Heppi Sitinjak (60), jenis kelamin laki-laki, warga Kota Sidikalang.

2. Dinaria Boru Manik (60), jenis kelamin perempuan, warga Kota Sidikalang.

3. Samsir Sitinjak (30), jenis kelamin laki-laki, warga Kota Sidikalang.

4. Anton Simorangkir (38), warga Kecamatan Sibolangit 

Korban Luka

1. Siti Mawan (51), jenis kelamin perempuan, warga Kota Sidikalang.

2. Pebrianto Siburian (31), warga Kota Sidikalang.

3. Rafika Lince (41), jenis kelamin perempuan, warga Desa Sugihen Berastagi.

4. Harta Ulina (50), perempuan, warga Desa Sugihen Berastagi.

5. Seventri Amandasari Manihuruk (27) perempuan, warga Dairi.

6. Five Sitinjak (11), jenis kelamin laki-laki, warga Kabupaten Dairi.

7. Gabe Roida Sitinjak (18), perempuan, warga Kabupaten Dairi.

8. Rinto Sitinjak (23), jenis kelamin laki-laki, warga Kabupaten Dairi.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun Libatkan 7 Mobil di Sibolangit, Banyak Korban Terjepit

RS Adam Malik Satukan Kepala hingga Kaki

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan mulai menerima kiriman para korban tragedi kecelakaan beruntun maut yang terjadi di Jalan Jamin Ginting kilometer 44-45, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (17/7/2026).

Salah satu korban tewas yang pertama kali tiba di kamar jenazah diidentifikasi bernama Anton Simorangkir (38), pria yang disebut-sebut merupakan warga setempat di Kecamatan Sibolangit.

Jasad Anton dievakuasi oleh pihak kepolisian dari lokasi kejadian perkara (TKP) di depan Restoran Garuda Green Hill dan tiba di RSUP Adam Malik sekira pukul 12.30 WIB.

Jenazah korban langsung dimasukkan ke ruang instalasi forensik guna proses pemulasaraan akibat kondisi luka yang teramat parah.

 Kepala dan Kaki Kanan Terpisah, 4 Dokter Forensik Disiagakan

Kepala Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RSUP Adam Malik, dr. Nasib Mangoloi Situmorang, M.Ked (For), Sp.FM, membeberkan bahwa kondisi jasad Anton Simorangkir sangat memprihatinkan sewaktu diterima oleh tim medis.

Korban mengalami trauma fisik berat akibat hantaman atau jepitan kendaraan.

Tim kedokteran forensik saat ini tengah berfokus melakukan tindakan medis khusus untuk menyatukan kembali bagian-bagian tubuh korban yang terpisah sebelum nantinya diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Hanya kesulitannya ada, yaitu untuk menyatukan kepalanya lagi, menyatukan kakinya lagi, memasukkan organ-organ tubuhnya lagi ke dalam, kesulitannya ada," ungkap dr. Nasib Mangoloi Situmorang saat memberikan keterangan, Jumat (17/7/2026).

Hingga Jumat siang, pihak rumah sakit mencatat baru satu jenazah korban tewas yang tiba di lokasi, sementara tiga jenazah korban meninggal lainnya dilaporkan masih dalam perjalanan menuju RSUP Adam Malik.

Untuk menangani situasi darurat ini, pihak instalasi forensik telah membentuk tim kecil guna mempercepat pemulasaraan jenazah.

"Kalau di Adam Malik ini forensiknya ada empat, siap di sini siaga. Dan kebetulan saya adalah kepala instalasi forensik dan pemulasaran jenazah Rumah Sakit Adam Malik, dan kebetulan juga pada saat ini saya yang jaga," tambah dr. Nasib.

( Tribunpekanbaru.com / Tribunmedan )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.