Asap kebakaran hutan telah menyelimuti Kota New York, menimbulkan kekhawatiran apakah final Piala Dunia dapat dimulai tepat waktu.
Tim nasional Spanyol dijadwalkan menghadapi Argentina pada hari Minggu dalam laga final Piala Dunia yang akan digelar di Stadion MetLife, di pinggiran Kota New York.
Kondisi cuaca memburuk dalam beberapa hari menjelang pertandingan, akibat kebakaran hutan yang terjadi ribuan kilometer jauhnya di Kanada.
Asap tebal terbawa angin hingga jauh ke selatan, menyelimuti New York dengan kabut oranye yang menyeramkan. Hal ini mendorong pejabat setempat untuk mengeluarkan peringatan kesehatan masyarakat. Warga diminta untuk tetap berada di dalam ruangan sejauh mungkin dan menghindari aktivitas fisik berat di luar ruangan.
Beberapa hari menjelang final Piala Dunia, warga New York diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas fisik berat di luar ruangan.
Anggota Garda Nasional bahkan terlihat membagikan masker untuk membantu warga menghadapi asap tebal tersebut.
Seorang ahli mengatakan kepada surat kabar New York Post bahwa kualitas udara begitu buruk hingga menghabiskan satu hari di luar ruangan bisa setara dengan merokok sepuluh batang rokok, karena partikel di dalam asap dapat masuk ke aliran darah manusia.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, dijadwalkan mengadakan pembicaraan darurat dengan pejabat Gedung Putih pekan ini untuk menilai tingkat bahaya yang ada.
Sebelumnya, sudah ada preseden di mana asap kebakaran hutan memaksa pertandingan sepak bola ditunda, seperti laga antara Chicago Fire melawan Vancouver Whitecaps di MLS yang dibatalkan awal pekan ini. Pertandingan NWSL di New York pada hari Rabu juga mengalami nasib serupa.
Sementara itu, diperkirakan sebagian besar asap akan menghilang dari New York menjelang laga final Piala Dunia yang dijadwalkan dimulai pukul 15.00 waktu setempat pada hari Minggu, 19 Juli.
Andrew Giuliani, kepala satuan tugas Piala Dunia Gedung Putih, mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Pengujian akan dilakukan jika diperlukan. Kami telah bekerja sama dengan Layanan Cuaca Nasional bersama FIFA sejak awal turnamen ini.”
Ia menambahkan, “Kabar baiknya saat ini, semoga saja, cuaca terlihat akan membaik pada hari Minggu, jadi mudah-mudahan ini bukan lagi masalah besar.”
“Kami akan membahasnya lebih lanjut sore hingga malam ini dan terus memantau situasi. Pada akhirnya, kami ingin memastikan keamanan dan kesehatan bukan hanya bagi para pemain, tetapi juga bagi para penggemar yang hadir di stadion.”
Kabut asap di atas New York diperkirakan akan mulai menghilang selama akhir pekan.
Hujan ringan yang diperkirakan turun pada hari Sabtu dan berlanjut hingga Minggu akan membantu mempercepat pembersihan udara. Hujan akan turun sepanjang Sabtu malam sebelum menjadi lebih sporadis pada hari berikutnya.
Pada hari final, cuaca diperkirakan cerah dan panas dengan suhu sekitar 28°C serta langit yang cerah saat kick-off.
Jika kualitas udara dinilai cukup buruk, jeda hidrasi kedua bisa ditambahkan untuk menjaga kondisi pemain.
Kebijakan standar cuaca ekstrem juga akan diterapkan jika terjadi petir dan kilat. Berdasarkan kebijakan olahraga luar ruangan di Amerika Serikat, pertandingan harus ditunda atau dihentikan apabila petir terdeteksi dalam radius delapan mil dari stadion.
Semua pemain, pelatih, dan ofisial diwajibkan kembali ke dalam ruangan, sementara penonton diminta meninggalkan tribun dan mencari tempat berlindung yang aman.
Area di sekitar stadion harus benar-benar bebas dari sambaran petir selama 30 menit penuh sebelum pertandingan dapat dilanjutkan dengan aman.