Japan Open 2026 - Putri KW Harus Pandai, Yamaguchi Makin Mengincar Jika Ketahuan Lelah
Nestri Y July 18, 2026 10:33 AM

PBSI
Aksi tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani pada babak perempat final Japan Open 2026 di Tokyo, Jepang, Jumat (17/7/2026).

BOLASPORT.COM - Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, harus menyiapkan fisik sangat kuat menjelang laga semifinal Japan Open 2026 melawan Akane Yamaguchi.

Putri Kusuma Wardani telah membuat kejutan besar dalam kemenangannya pada perempat final pada Jumat (17/7/2026) di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang.

Pemain ranking enam dunia itu berhasil menundukkan tunggal putri nomor dua dunia, Wang Zhi Yi (China).

Kemenangan atas Wang menjadi yang pertama kali dirasakan Putri KW, sapaan akrabnya, setelah tujuh kali bersua.

Ini juga menjadi kemenangan pertama Putri atas para pemain 5 besar dunia saat ini: Han Yue, Chen Yu Fei, Akane Yamaguchi, Wang Zhi Yi, dan An Se-young.

Hari ini, Sabtu (18/7/2026), tantangan lebih berat menantinya.

Putri sudah ditunggu andalan tuan rumah sekaligus salah satu rival yang belum bisa dikalahkan, Akane Yamaguchi.

Meski secara peringkat Yamaguchi lebih rendah dari Wang, keuletan dan faktor bermain di kandang yang dimilikinya tak boleh dilupa.

Putri sendiri sudah menyiapkan diri bahwa ia sadar bakal menghadapi laga yang lebih berat.

"Bertemu Akane, pasti tidak mudah juga apalagi main di rumahnya sendiri," tutur Putri KW melalui PBSI.

"Saya harus fokus lagi, lebih percaya diri dan kemenangan hari ini menjadi tambahan motivasi," ucap Putri KW.

Putri KW barangkali punya peluang apabila melihat bagaimana Yamaguhi melangkah ke semifinal dengan susah payah.

Ia nyaris saja dijegal kuda hitam Korea Selatan, Kim Ga-eun sebelum berbalik menang dengan skor 13-21, 21-14, 22-20.

Tunggal putri Jepang, Akane Yamaguchi, mengembalikan kok saat melawan Putri Kusuma Wardani dari Indonesia pada semifinal Korea Open 2025 di Suwon, Korea Selatan, 27 September 2025.
ANTHONY WALLACE/AFP
Tunggal putri Jepang, Akane Yamaguchi, mengembalikan kok saat melawan Putri Kusuma Wardani dari Indonesia pada semifinal Korea Open 2025 di Suwon, Korea Selatan, 27 September 2025.

Performa Yamaguchi bahkan sempat mengkhawatirkan ketika dia tertingga 3-11.

"Ketika skor menjadi 3-11, saya bertanya-tanya apa yang harus saya lakukan," ujar Yamaguchi dilansir Bolasport.com dari Badminton Spirit.

"Pada paruh gim pertama, saya mencoba melakukan banyak hal berbeda, tetapi tidak ada yang berhasil, dan kami memasuki jeda dengan kondisi tertinggal."

"Tetapi meskipun selisih skornya lebar, saya menerima banyak dukungan sehingga saya tidak menyerah, tetap positif, dan memberikan semuanya, poin demi poin," tandasnya.

Satu hal yang mesti diwaspadai Putri, Yamaguchi bisa lebih percaya diri ketika mendapat dukungan publik sendiri.

Apalagi ketika tahu bahwa lawan yang dihadapi ketahuan sedang kelelahan.

Oleh karena itu, Putri KW harus pandai menyimpan energi atau paling tidak berusaha mengatur sikap agar tak makin diincar seperti Kim Ga-eun kemarin.

"Saya bisa melihatnya kelelahan, tetapi saya juga kelelahan (tersenyum kecil). Jadi saya terus mengingatkan diri sendiri untuk tetap bertahan," ujar Yamaguchi.

"Saya merasa sedikit lebih percaya diri dalam mengendalikan permainan selama game kedua.

"Saya mampu menciptakan reli di mana saya bisa membiarkan lawan untuk menangkis kok dan membuat kesalahan, dan saya pikir itu membantu saya menjadi lebih tenang."

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.