TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Layanan kereta api di wilayah Kabupaten Blora mencatat antusiasme yang cukup tinggi dari Warga Negara Asing (WNA).
Sepanjang tahun 2026 dari Januari hingga Juni, tercatat sebanyak 1.308 WNA menggunakan layanan kereta api untuk bepergian dari dan menuju berbagai stasiun di wilayah tersebut.
Data tersebut dihimpun dari empat stasiun yang berada di bawah wilayah kerja Daerah Operasi 4 Semarang di Kabupaten Blora, yakni Stasiun Cepu, Randublatung, Doplang dan Wadu.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif, mengatakan angka ini menunjukkan bahwa Kabupaten Blora terus menarik perhatian warga negara asing yang menjelajahi jalur tengah Pulau Jawa menggunakan moda transportasi kereta api.
Pihaknya menyampaikan bahwa kereta api menjadi pilihan utama wisatawan asing karena menawarkan kenyamanan dan ketepatan waktu yang baik.
“Moda kereta api memberikan pengalaman perjalanan yang efisien dan menyenangkan bagi wisatawan mancanegara yang ingin mengenal lebih dekat pesona daerah di lintas tengah Jawa,” ujarnya, Jumat (17/7/2026).
Luqman menambahkan bahwa dari Empat stasiun Daop 4 yang berada di wilayah Kabupaten Blora, Stasiun Cepu menjadi yang paling banyak disinggahi wisatawan asing dengan total 1.091 penumpang wisman sepanjang tahun berjalan. Disusul Stasiun Randublatung 206 orang, Stasiun Doplang 7 orang dan Stasiun Wadu 4 orang.
Baca juga: Sekolah Rakyat di Madukara Banjarnegara Berdiri Sejak Tahun 1912
Luman mengatakan bahwa peningkatan jumlah wisman di Kabupaten Blora menunjukkan peran strategis moda kereta api sebagai pendorong sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Akses transportasi yang mudah dan konektivitas antarkota yang baik menjadi faktor penting yang mendorong wisatawan untuk menjelajahi berbagai destinasi di Jawa Tengah menggunakan KA.
Selain sebagai moda transportasi, KAI juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan potensi wisata daerah melalui peningkatan kualitas layanan, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan. Daop 4 Semarang secara rutin melakukan perawatan prasarana, pengecekan lintas, serta penguatan sarana pendukung agar perjalanan tetap aman dan lancar.
KAI Daop 4 Semarang berharap tren positif ini dapat terus berlanjut seiring meningkatnya minat wisatawan asing terhadap perjalanan menggunakan KA.
“Kami optimistis, kolaborasi antara KAI, pemerintah daerah, dan pelaku pariwisata akan semakin memperkuat citra Grobogan sebagai destinasi yang mudah dijangkau dengan kereta api,” paparnya.(Iqs)