TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menanggapi persoalan sampah yang menumpuk di bahu Jalan Abd. Malik Pattana Endang, Simboro, tepatnya di jalan yang menuju Kantor Gubernur Sulbar pada Sabtu (18/7/2026).
Kepala DLHK Kabupaten Mamuju, Alwinuddin, mengatakan pihaknya akan kembali menjadwalkan kerja bakti di sejumlah lokasi yang masih ditemukan sampah berserakan, termasuk di bahu jalan yang dimaksud.
Ia mengimbau masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di sepanjang jalan dan lokasi yang bukan tempat pembuangan sampah.
Baca juga: Sampah Berserakan, Drainase di Jalan Sam Ratulangi Pasangkayu Tertutup Tanah dan Tak Lagi Berfungsi
Baca juga: Usai Pedagang Direlokasi, Bahu Jalan Abdul Malik Pattana Endang Dipenuhi Sampah
Hal itu disampaikan menyusul masih adanya warga yang membuang sampah di sembarang tempat, termasuk di kawasan yang sebelumnya menjadi lokasi warga berjualan.
"Nanti kami jadwal lagi untuk kerja bakti di sana. Kami mengharapkan dan mengimbau kepada warga agar tidak membuang sampah di sembarang tempat," kata Alwinuddin kepada Tribun-Sulbar.com saat ditemui pada Sabtu (18/7/2026).
Ia meminta masyarakat memanfaatkan tempat sampah yang telah disediakan, baik berupa tong maupun wadah sampah lainnya.
Menurutnya, kebiasaan membuang sampah sembarangan tidak hanya mengganggu kebersihan, tetapi juga berdampak pada keindahan Kota Mamuju.
"Kalau ada tong-tong sampah atau wadah, tolong masyarakat membuang sampahnya di tempat-tempat yang sudah disiapkan agar sampah tidak berhamburan di pinggir jalan. Ini juga bagian dari keindahan Kota Mamuju," ujarnya.
Alwinuddin menyebut, DLHK Mamuju telah melakukan pengadaan tong sampah pada 2025. Sebanyak 999 tong sampah kemudian dibagikan kepada kelurahan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro.
Selain penyediaan tempat sampah, DLHK Mamuju juga rutin melakukan pengangkutan sampah menggunakan armada yang tersedia.
Ia mengatakan, petugas kebersihan melakukan pengangkutan sampah setiap hari, kecuali pada hari libur.
Alwinuddin juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan tidak menunggu petugas datang untuk membersihkan sampah yang dibuang sembarangan. (*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Baiq Sukma Widiawati