Posisi Sekdako Pekanbaru Segera Terisi, Wako Pekanbaru Akan Pilih Sosok yang Berintegritas
Firmauli Sihaloho July 18, 2026 06:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Posisi pejabat defenitif Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru kosong selama hampir dua tahun. Ada rencana posisi ini segera terisi oleh pejabat defenitif yang baru.

Apalagi Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho sudah memberi sinyal menindaklanjuti hasil Seleksi Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru pada Juni 2026 lalu. Ada sejumlah nama mengikuti seleksi Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru.

Mereka yakni Ingot Ahmad Hutasuhut (Asisten II Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru), Zulhelmi Arifin (Inspektur Inspektorat Kota Pekanbaru) dan Abdul Jamal (Staf Ahli Wali Kota Pekanbaru Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan). Lalu Firmansyah Eka Putra (Kepala BPKAD Kota Pekanbaru) dan Edward Riansyah (Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru).

"Dalam waktu dekat kita akan menghadap ke Pemerintah Provinsi Riau," ujar Agung kepada Tribunpekanbaru.com, Sabtu (18/7/2026).

Menurutnya, tim panitia seleksi (pansel) yang melakukan seleksi terhadap para calon Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru memang berasal dari Pemerintah Provinsi Riau. Ia mengaku siap mengikuti hasil dari seleksi oleh tim pansel.

"Saya akan mengikuti apa hasil seleksi yang dilakukan oleh tim pansel," ulasnya.

Baca juga: Masih Ada Gepeng Bergerombol di Jalanan Kota, Wako Pekanbaru Tegaskan Ada Program Zero Gepeng

Baca juga: Pelaku Kericuhan dan Penganiayaan di DPRD Riau Terekam CCTV, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Agung mengaku dirinya sangat demokratis sehingga siap mengikuti hasil dari tim pansel. Apalagi semua peserta seleksi sekretaris daerah kemarin merupakan sahabatnya.

Dirinya belum membeberkan jadwal pelantikan sekretaris daerah kota yang baru. Ia mengaku belum bisa menyampaikan hal tersebut.

Namun ia menjelaskan sejumlah kriteria sekretaris daerah kota yang baru nantinya.
Kriteria itu di antaranya bisa bekerja dan dapat menjaga integritas.

"Kriterianya pandai kerja, bisa menjaga integritas tanpa melakukan tindak pidana yang membuat kita was was," ulasnya.

Posisi Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru kosong pasca Indra Pomi terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Desember 2024 silam. Ia terjaring bersama Mantan Pj Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa.

(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.