Aliran Sungai Ciwidey di Leuwi Kuray Menghitam, Dedi Mulyadi Pastikan Pelaku Diproses Hukum
Laksmi Anindita July 18, 2026 06:44 PM

TRIBUNWOW.COM – Masalah pencemaran lingkungan yang merusak ekosistem perairan di wilayah Jawa Barat kini tengah memicu tindakan tegas dari otoritas tertinggi daerah.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menaruh perhatian serius terhadap dugaan pembuangan limbah tanpa izin yang menyebabkan aliran air Sungai Ciwidey di kawasan Leuwi Kuray, Kabupaten Bandung, berubah warna menjadi hitam pekat.

Merespons laporan masyarakat tersebut, Dedi memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menerjunkan tim khusus ke lapangan guna mengambil sampel air serta melacak hulu sumber polutan.

Hasil dari pengujian laboratorium sampel air tersebut nantinya akan dijadikan dasar autentik bagi aparat untuk mengidentifikasi pihak korporasi maupun individu yang sengaja membuang limbah berbahaya tersebut.

Dedi menegaskan bahwa siapa pun pihak yang terbukti bersalah merusak kualitas air di aliran Sungai Ciwidey dipastikan akan langsung berhadapan dengan proses hukum positif yang berlaku.

Baca juga: Mahasiswa KKN UNISRI 96 Sulap Limbah Jadi Briket, Warga Desa Pucangmiliran Raup Manfaat Ganda

Mantan Bupati Purwakarta ini juga memberikan peringatan keras kepada seluruh pelaku industri di kawasan sekitar agar tertib mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL secara optimal sebelum melepas cairan sisa operasional ke sungai.

Ia mengimbau para pemilik usaha untuk tidak egois mengejar keuntungan komersial semata dengan cara mengorbankan stabilitas lingkungan hidup yang menjadi tumpuan utama kehidupan hajat hidup orang banyak.

Di akhir pernyataannya, Dedi mengajak seluruh lapisan warga dan elemen industri manufaktur di Jawa Barat untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian alam demi mempertahankan mutu baku mutu air sungai tetap bersih.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.