TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Timnas Indonesia mendapat kabar kurang menggembirakan di tengah pemusatan latihan (TC) di Bali menjelang bergulirnya Piala AFF 2026.
Penyerang muda Persija Jakarta, Mauro Zijlstra, dipastikan harus meninggalkan skuad Garuda lebih cepat setelah mengalami cedera hamstring.
Cedera tersebut membuat Mauro diperkirakan absen setidaknya pada sebagian fase turnamen.
Situasi ini memaksa pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, mencari alternatif baru untuk memperkuat lini depan.
Herdman mengaku menyesalkan cedera yang dialami Mauro.
Menurutnya, pemain yang telah bergabung dalam pemusatan latihan sejak 5 Juli 2026 itu mengalami masalah pada otot hamstring saat mengikuti salah satu sesi latihan.
"Sangat disayangkan. Sayang sekali untuk Mauro. Di salah satu sesi latihan, dia merasakan sesuatu pada otot hamstring-nya dan setelah diperiksa, cedera ini akan membuatnya absen setidaknya di sebagian turnamen," ujar John Herdman di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, Sabtu 18 Juli 2026.
Mauro sebelumnya telah mengonfirmasi dirinya meninggalkan Bali melalui akun media sosial pribadinya pada Minggu 12 Juli 2026.
Ia kembali ke Jakarta untuk menjalani proses pemulihan cedera.
Baca juga: John Herdman Puji Keputusan Mitchell Baker Gabung Timnas Indonesia: Dia Ingin Cetak Gol Tiap Latihan
Kehilangan Mauro menjadi pukulan bagi sektor penyerangan Timnas Indonesia.
Meski demikian, Herdman memastikan tim pelatih segera mengambil langkah dengan memberikan kesempatan kepada pemain lain untuk mengisi posisi yang ditinggalkan.
"Sebagai pelatih, saya harus mengambil keputusan untuk memberikan kesempatan kepada pemain lain. Jadi, kami sangat sedih untuk Mauro dan berharap dia cepat pulih," lanjut Herdman.
Proses evaluasi pemain pun terus dilakukan selama pemusatan latihan di Bali untuk menentukan komposisi terbaik menghadapi Piala AFF 2026.
Di tengah absennya Mauro, perhatian kini mengarah kepada Ragnar Oratmangoen yang baru bergabung dengan Timnas Indonesia.
Penyerang anyar Persib Bandung itu datang lebih lambat ke Bali karena masih harus menyelesaikan proses kepindahannya di Eropa.
Namun, Herdman menegaskan Ragnar tidak akan langsung dipaksakan mengikuti seluruh program latihan dengan intensitas tinggi.
"Ragnar baru memulai pramusimnya, jadi dia datang agak terlambat. Dia punya banyak hal yang harus diselesaikan di Eropa sebelum pergi ke Indonesia," kata Herdman.
Pelatih asal Inggris itu berharap Ragnar dapat segera beradaptasi dan menunjukkan kualitasnya bersama klub maupun Timnas Indonesia.
"Saya rasa kita semua tidak sabar untuk melihatnya di Persib tahun ini dan apa yang bisa dia lakukan di sana," ujarnya.
Karena baru memulai pramusim, kondisi fisik Ragnar dinilai belum ideal.
Bahkan, pemain tersebut belum terlihat mengikuti sesi latihan Timnas Indonesia yang digelar pada Sabtu pagi.
Herdman pun memilih menerapkan pendekatan bertahap agar Ragnar tidak mengalami cedera seperti yang dialami Mauro.
"Ini akan menjadi waktu yang menarik baginya. Tapi, pelan-pelan, pelan-pelan. Santai saja dulu untuknya," pungkas Herdman.
(*)