SOSOK Ahmad Doli Kurnia Tandjung Kritik Keras Keributan DPRD Riau, Minta Penyelesaian Internal
AbdiTumanggor July 18, 2026 07:27 PM

TRIBUN-MEDAN.Com – Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung atau yang akrab disapa ADK ini, menyesalkan terjadinya keributan yang melibatkan dua kader Golkar di DPRD Riau.

Ia menyebut insiden tersebut sebagai peristiwa memalukan yang harus segera diselesaikan secara internal agar tidak semakin meluas. “Memalukan. Itu komentar saya yang pertama,” ujar Doli saat dikonfirmasi wartawan Tribunnews, Sabtu (18/7/2026).

Menurut Doli, anggota DPRD seharusnya mampu memberikan teladan kepada masyarakat dengan mengedepankan akal sehat dan dialog dalam menyelesaikan perbedaan pendapat.

“Seharusnya sebagai wakil rakyat bisa kasih contoh yang baik kepada masyarakat. Semua persoalan bisa diselesaikan dengan akal sehat, rasional, dan dialog, bukan dengan emosi apalagi adu fisik,” tegasnya.

Ia menambahkan, sebagai sesama kader Golkar, anggota fraksi harus menjaga solidaritas dan nama baik partai.

“Bukan saling tuding dan merasa hebat-hebatan, apalagi di depan anggota DPRD lain dan publik,” ucapnya.

Doli mengaku telah menelusuri kronologi peristiwa tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, keributan bermula ketika salah satu anggota fraksi, Indra Gunawan Eet, menyampaikan pernyataan yang dinilai memojokkan rekannya, Parisman Ihwan, saat rapat membahas persoalan anggaran.

“Persoalan itu berawal dari saudara Eet yang memojokkan saudara Parisman. Padahal rapat itu sedang membahas urusan anggaran. Saudara Parisman pun kemudian terpancing emosi,” jelas Doli.

Ajakan Duel dan Baku Hantam

Keributan itu terjadi saat rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Riau di gedung DPRD Riau, Kamis (16/7/2026).

Situasi memanas hingga keduanya saling tunjuk, memukul meja rapat, bahkan mengajak duel.

Tak berhenti di ruang rapat, keributan berlanjut dengan baku hantam antara massa simpatisan kedua politisi Golkar.

Video yang beredar menunjukkan pendukung Parisman dan Eet merangsek masuk ke ruang rapat dan saling pukul.

Seorang sekuriti DPRD Riau berinisial A bahkan mengalami luka robek di bagian kepala saat berusaha melerai.

Seruan Penyelesaian Internal

Doli berharap pimpinan Golkar di Riau segera mengambil langkah dengan memanggil kedua kader tersebut untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Ia juga mengingatkan agar konflik tidak berkembang hingga melibatkan kelompok pendukung masing-masing.

“Saya berharap pimpinan Partai Golkar di sana dapat segera menyelesaikan urusan mereka, dengan memanggil mereka berdua, agar tidak memperpanjang persoalan, apalagi melibatkan antar kelompok masing-masing,” katanya.

Atas insiden tersebut, Doli menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Riau.

“Atas nama Partai Golkar saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya masyarakat Riau yang pasti tidak nyaman melihat peristiwa tersebut,” tandasnya.

Sosok, profil, dan biodata Ahmad Doli Kurnia Tandjung

Ahmad Doli Kurnia Tandjung adalah politikus Partai Golkar kelahiran Medan, 26 Juli 1971, yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Utara III dan Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI sejak 2024.

Ia dikenal sebagai tokoh strategis Golkar dengan rekam jejak panjang di organisasi kepemudaan dan politik nasional.

Biodata Singkat

Nama Lengkap: Ahmad Doli Kurnia Tandjung

Tanggal Lahir: 26 Juli 1971

Tempat Lahir: Medan, Sumatera Utara

Usia: 54 tahun (2026)

Partai Politik: Golkar

Jabatan: Anggota DPR RI (2019–sekarang), Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI (2024–sekarang), Plt Ketua DPD Golkar Sumut (2025)

Daerah Pemilihan: Sumatera Utara III

Istri: Yanti Sunanti

Anak: 2

Riwayat Pendidikan

SD Bhayangkari Medan (1978–1984)

SMPN 1 Medan (1984–1987)

SMAN 1 Medan (1987–1990)

S1 Matematika FMIPA Universitas Padjadjaran (1991–1996)

S2 Studi Pembangunan Institut Teknologi Bandung (1997–2000)

S3 Ilmu Politik Universitas Padjadjaran (2014–2018)

Karier Politik dan Organisasi

2019–2024: Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar

2018–2019: Wakil Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Sumatra DPP Golkar

2009–2015: Wakil Sekjen DPP Golkar & Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Golkar

2008–2011: Ketua Umum DPP KNPI

1999–2001: Sekjen PB HMI

1997–1999: Ketua Bidang Kekaryaan PB HMI

2002–2004: Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI

2004–2007: Staf di Komisi VI DPR RI

2019–2029: Anggota DPR RI

2024–2029: Wakil Ketua Baleg DPR RI

(*/Tribun-medan.com)

Baca juga: Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Soroti Warga Kota Binjai yang Wafat di Kamboja

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.