TRIBUNKALTARA.COM - Walikota Balikpapan Rahmad Masud menegaskan, terganggunya distribusi air bersih di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, bukan disebabkan kerusakan mendadak pada jaringan perpipaan.
Gangguan layanan terjadi karena Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) sedang mengganti pipa induk berukuran besar yang sudah tidak lagi layak digunakan.
Pipa induk itu berada di kawasan Kilometer 8 Transad.
Infonya pipa ini telah beroperasi selama lebih dari 40 tahun.
Baca juga: 4 Jadwal Kapal Pelni Terbaru 2026 Tarakan Makassar, Transit di Nunukan, Balikpapan, dan Parepare
"Kemarin PDAM ada perbaikan pipa. Laporan yang saya terima dari PDAM, termasuk yang ada di Kilometer 8 Transad, pipa induknya yang besar diganti karena umurnya sudah lebih dari 40 tahun. Harus diganti dan sekarang sudah diganti," ujar Rahmad, JUmat
Dikutip dari Tribunkaltim.co, sebagian warga Balikpapan beberapa hari terakhir mengalami gangguan pasokan air bersih.
Pemerintah Kota Balikpapan memastikan distribusi air akan kembali normal secara bertahap setelah pekerjaan penggantian pipa induk itu selesai dilaksanakan.
Walikota meminta warga Balikpapan bersabar.
Normalisasi distribusi tidak dapat berlangsung seketika karena jaringan perpipaan harus kembali terisi hingga tekanan air mencapai kondisi stabil.
Proses tersebut diperlukan agar pasokan air dapat menjangkau seluruh wilayah pelayanan secara optimal.
Menurutnya, PTMB terus melakukan pemantauan terhadap sistem distribusi untuk memastikan seluruh wilayah kembali memperoleh pasokan air bersih secara optimal.
Ia menegaskan kebutuhan air bersih merupakan salah satu pelayanan dasar yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Balikpapan.
Karena itu, pembenahan jaringan perpipaan akan terus dilakukan secara bertahap, terutama pada infrastruktur yang telah memasuki usia tua.
"Kebutuhan air bersih merupakan salah satu layanan dasar yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Balikpapan. Karena itu, pembenahan jaringan perpipaan akan terus dilakukan secara bertahap, terutama pada infrastruktur yang telah memasuki usia tua," kata Rahmad. (*)