TRIBUN-TIMUR.COM, BARRU - Kabupaten Barru menawarkan pesona alam yang memikat bagi para pecinta ketinggian.
Adalah Gunung Bulu Maruku Ruku, destinasi pendakian yang terletak di Dusun Punranga, Desa Pujananting, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru.
Gunung dengan ketinggian1.250 Meter di Atas Permukaan Laut (MDPL) ini menyuguhkan panorama indah yang memperlihatkan wilayah dua kabupaten sekaligus dari puncaknya.
Untuk mencapai base camp atau pos registrasi Marukuruku, pendaki harus menempuh jarak sekitar 55 kilometer jika dihitung dari ikon tugu empat payung Barru.
Sementara bagi pengunjung yang datang dari arah Kota Makassar, jarak tempuhnya berkisar 134 kilometer via jalan poros Pekkae-Pujananting.
Dari pos registrasi, perjalanan dilanjutkan sejauh 5 kilometer menuju pintu rimba.
Pihak pengelola telah menyediakan area parkir kendaraan tepat sebelum memasuki pintu rimba.
Baca juga: Sekolah di Pelosok Barru Terima 2 Murid Baru, Total Anak Didik Hanya 11 Orang
Tak jauh dari sana, tepat di samping kiri pintu rimba, terdapat sumber mata air yang bisa dimanfaatkan oleh pendaki untuk mengisi perbekalan air.
Maruku Ruku memiliki 4 pos pendakian dengan karakteristik medan yang cukup curam.
Waktu yang diperlukan untuk bisa sampai ke puncak tergolong singkat, yakni hanya berkisar antara 45 menit hingga satu jam perjalanan.
Meskipun singkat, pendaki tetap harus mempersiapkan fisik karena jalur yang dilewati memiliki tantangan tersendiri.
Pintu rimba hingga Pos 3, jalur pendakian didominasi oleh tanjakan curam dengan medan berbatu, mulai dari kerikil kecil hingga batu berukuran besar.
Karena kecuraman medan, pengelola menyediakan tali bantu yang wajib digunakan pendaki sebagai pegangan demi keamanan.
Dari pos 3 menuju puncak, jalur mulai melandai, namun pendaki harus tetap waspada karena akan melewati kawasan vegetasi pohon rotan yang berduri.
Rasa lelah selama menanjak akan terbayar lunas begitu menginjakkan kaki di puncak.
Dari atas ketinggian, mata akan dimanjakan dengan pemandangan pemukiman warga Desa Pujananting dan hamparan sawah yang hijau terbentang luas.
Lebih dari itu, daya tarik utama dari puncak Maruku Ruku adalah lanskap luas yang memungkinkan pendaki untuk melihat wilayah geografis dua kabupaten bertetangga secara bersamaan, yaitu Kabupaten Barru dan Kabupaten Pangkep.
Keindahan panorama ini pula yang memikat tiga pendaki asal Kabupaten Soppeng, yaitu Ullah (25), Fajar (24), dan Adam (20).
Mereka berangkat dari Soppeng pukul 13.00 WITA, rombongan pemuda ini tiba di area parkir gunung pada pukul 16.00 WITA.
“Kami berangkat jam 1,” ujar Ullah kepada Tribun-Timur.com di parkiran, Sabtu (18/7/2026).
Ketiganya sengaja datang jauh-jauh demi berburu momen matahari terbenam (sunset) dari puncak Maruku Ruku.
“Selain sunset, kita bisa melihat Pangkep dan Barru,” kata Fajar saat tiba di puncak Maruku Ruku.(*)