SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Stadion Surajaya Lamongan di Jawa Timur (Jatim), dinyatakan hampir siap menjadi kandang Persela Lamongan untuk Championship 2026-2027 setelah tim verifikasi I-League hanya menemukan beberapa catatan minor pada Sabtu (18/7/2026).
Pemeriksaan menyeluruh ini, memastikan bahwa infrastruktur stadion kebanggaan warga Lamongan tersebut telah memenuhi sebagian besar standar regulasi yang ditetapkan oleh operator kompetisi sepak bola Indonesia.
Proses verifikasi ini dilakukan secara detail oleh lima perwakilan I-League. Tim verifikator tersebut berasal dari berbagai divisi penting, yaitu:
Selama inspeksi berlangsung, tim memantau dengan cermat seluruh fasilitas vital Stadion Surajaya.
Area pemeriksaan meliputi ruang ganti pemain, akses keluar-masuk penonton dan pemain, kondisi rumput lapangan, ruang pendukung media, hingga kualitas sistem pencahayaan lampu stadion.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persela Lamongan, Mahfud Syafii, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil verifikasi yang dinilai sangat menggembirakan ini.
Menurutnya, hampir seluruh aspek krusial di Stadion Surajaya telah memenuhi ekspektasi I.League.
“Secara umum minim catatan. Tapi ada beberapa catatan yang nanti akan kami lengkapi sebelum masuk kompetisi,” ujar Mahfud Syafii pasca-inspeksi.
Ia menambahkan bahwa rekomendasi paling mendesak dari tim verifikator hanyalah penyediaan meja pijat di ruang ganti pemain.
“Yang paling urgent adalah meja pijat. Hanya itu. Semuanya seperti akses-akses dan semua aspek yang sudah dilihat sudah memenuhi syarat. Bahkan dari lampu secara umum memang sudah memenuhi syarat juga,” jelas Mahfud.
Selain meja pijat, tim I-League memberikan catatan kecil terkait aspek keamanan, khususnya perbaikan pada beberapa titik pagar pembatas penonton yang mengalami kerusakan kecil agar keamanan penonton lebih optimal.
Menanggapi rekomendasi tersebut, pihak Panpel bergerak cepat. Mahfud memastikan pihaknya segera berkoordinasi dengan pengelola stadion untuk menuntaskan perbaikan sebelum liga resmi bergulir.
Langkah taktis ini diambil agar Laskar Joko Tingkir bisa tampil maksimal di hadapan pendukungnya sendiri tanpa kendala administratif.
“Bahwasanya ada kekurangan-kekurangan itu nanti akan kita sampaikan ke pihak pengelola. Sehingga nantinya akan dibenahi sebelum masuk kompetisi, agar bisa maksimal untuk dipakai home Persela,” pungkas Mahfud.
Kembalinya Persela ke Stadion Surajaya di Championship 2026-2027 ini, diharapkan mampu meningkatkan moral tim serta mengobati kerinduan para suporter setia, LA Mania, setelah masa renovasi panjang stadion selesai.