Cetak Sejarah Baru, Inilah Kehebatan Giuseppe Garibaldi Kapal Induk Pertama Indonesia
Putra Dewangga Candra Seta July 18, 2026 10:32 PM

 

SURYA.co.id – Indonesia segera memasuki babak baru dalam penguatan pertahanan maritim.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, TNI Angkatan Laut (TNI AL) akan mengoperasikan kapal induk Giuseppe Garibaldi yang dihibahkan oleh Italia. 

Kehadiran kapal ini bukan sekadar menambah armada, tetapi juga memperluas kemampuan Indonesia dalam menjalankan berbagai operasi militer maupun misi kemanusiaan.

Proses kedatangan kapal induk tersebut kini terus berjalan.

Sebanyak 100 prajurit TNI AL telah diberangkatkan ke Italia untuk menjalani pelatihan sekaligus mempersiapkan pelayaran kapal menuju Indonesia.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Marsekal Pertama TNI Tunggul, mengatakan seluruh kru telah berada di Italia.

"Saat ini perkembangannya, kru dari Garibaldi sudah berada di Italia untuk melaksanakan serangkaian pelatihan sebelum pelaksanaan penyeberangan," ujar Tunggul, Selasa (14/7/2026), dikutip SURYA.co.id dari Kompas.com.

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, kapal induk pertama Indonesia tersebut ditargetkan tiba sebelum peringatan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026.

Kehebatan Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama yang Dimiliki Indonesia

Masuknya Giuseppe Garibaldi menjadi tonggak penting modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AL.

Kapal ini memiliki dimensi besar dengan panjang mencapai 180,2 meter, sehingga mampu membawa personel, perlengkapan militer, hingga logistik dalam jumlah besar.

Dari sisi performa, kapal tersebut mampu melaju hingga 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam, menjadikannya salah satu kapal terbesar yang akan memperkuat armada laut Indonesia.

Kemampuan tersebut memberi nilai strategis karena kapal dapat bergerak cepat menuju wilayah operasi, baik untuk menjaga keamanan laut maupun merespons keadaan darurat di berbagai daerah kepulauan Indonesia.

Dilengkapi Sistem Persenjataan dan Pertahanan Modern

Meski usianya telah mencapai sekitar 42 tahun sejak diluncurkan pada 1983, Giuseppe Garibaldi tetap memiliki berbagai sistem persenjataan yang masih relevan untuk mendukung tugas operasional.

Beberapa sistem persenjataan yang dimiliki antara lain:

  • Peluncur oktupel Mk.29 untuk rudal antipesawat Sea Sparrow/Selenia Aspide.
  • Meriam kembar Oto Melara 40L70 DARDO.
  • Tabung torpedo rangkap tiga kaliber 324 mm.

Selain itu, kapal juga dilengkapi sistem pertahanan berupa rudal antikapal Otomat Mk 2 SSM yang berfungsi meningkatkan kemampuan pertahanan selama menjalankan operasi di laut.

Terhubung dengan Dua Kapal Perang Baru TNI AL

Giuseppe Garibaldi memiliki keterkaitan dengan dua kapal perang terbaru TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.

Ketiga kapal tersebut diproduksi oleh perusahaan galangan kapal asal Italia, Fincantieri, yang dikenal sebagai salah satu produsen kapal militer terbesar di Eropa.

Kesamaan produsen dinilai dapat mempermudah aspek dukungan teknis, pelatihan awak kapal, hingga pemeliharaan armada di masa mendatang.

Akan Bersandar di Lampung, Infrastruktur Terus Dipersiapkan

Setibanya di Indonesia nanti, Giuseppe Garibaldi direncanakan bersandar di pangkalan TNI AL di Lampung.

Saat ini pembangunan fasilitas labuh dan sandar masih berlangsung. Pemerintah menargetkan seluruh infrastruktur selesai sebelum kapal tiba sehingga proses operasional dapat berjalan optimal sejak awal.

Salah satu keunggulan terbesar Giuseppe Garibaldi adalah fleksibilitas penggunaannya.

TNI AL merencanakan kapal ini lebih banyak dimanfaatkan untuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk:

  • evakuasi korban bencana alam;
  • distribusi bantuan kemanusiaan;
  • pengangkutan logistik dalam skala besar;
  • dukungan operasi di wilayah kepulauan.

Dengan daya jelajah yang jauh dan kapasitas angkut yang besar, kapal ini dinilai mampu mempercepat mobilisasi bantuan ketika terjadi gempa bumi, tsunami, banjir besar, maupun bencana lainnya di Indonesia.

Nama Giuseppe Garibaldi Berasal dari Tokoh Penyatu Italia

Nama kapal ini diambil dari Giuseppe Garibaldi, tokoh militer Italia abad ke-19 yang dikenal berperan besar dalam proses penyatuan Italia di bawah Kerajaan Savoy.

Selain dikenal sebagai pemimpin militer, Garibaldi juga pernah memiliki sertifikat master sebagai kapten kapal dagang dan sempat dianggap sebagai pemberontak dalam Revolusi Piedmont sebelum akhirnya dikenang sebagai salah satu pahlawan nasional Italia.

Kehadiran Giuseppe Garibaldi memiliki makna lebih luas dibanding sekadar penambahan satu unit kapal perang. Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan, kapal berukuran besar dengan daya jelajah tinggi dapat memperkuat kemampuan mobilisasi pasukan, logistik, hingga bantuan kemanusiaan ke wilayah-wilayah terpencil.

Meski usia kapal sudah lebih dari empat dekade, nilai strategisnya tetap bergantung pada hasil modernisasi, kesiapan awak kapal, serta sistem pemeliharaan yang diterapkan TNI AL.

Jika seluruh aspek tersebut berjalan optimal, Giuseppe Garibaldi dapat menjadi aset penting yang memperkuat kemampuan Indonesia dalam menjaga wilayah maritim sekaligus meningkatkan respons terhadap berbagai operasi nonperang, terutama penanggulangan bencana yang kerap terjadi di Tanah Air.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.