Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menginstruksikan segera tangani maksimal seorang pasien penderita tumor ganas asal Kabupaten Nias Selatan ketika melakukan kunjungan kerja di Puskesmas Lagundri, kabupaten setempat.

Bobby menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan menanggung seluruh biaya pengobatan maupun operasi bagi pasien tersebut hingga proses penanganan selesai.

"Ibu tidak usah pikirkan makan, biaya yang lain. Kita akan obati, ibu fokus pengobatannya, dan kita akan segera bawa ke Medan untuk dioperasi," kata Bobby saat meninjau program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di halaman Puskesmas Lagundri, Nias Selatan, Sabtu.

Gubernur mengaku telah bertemu langsung dengan seorang pasien penderita tumor ganas pada lengan kirinya selama 11 tahun bernama Padimasi Ziraluo.

Pihaknya juga memberikan motivasi Padimasi Ziraluo yang terbaring lemah di tempat tidur agar mempunyai keinginan untuk tindakan operasi di Rumah Sakit Umum Haji Medan.

"Melihat kondisinya, saya langsung perintahkan Dinas Kesehatan Sumut untuk segera membawa pasien ke Medan menjalani operasi," ujar Bobby.

Gubernur juga meninjau dua pasien yang sedang menjalani tindakan medis di bus operasi keliling milik Pemprov Sumut yang terparkir di halaman Puskesmas Lagundri.

Menurutnya, layanan kesehatan bergerak ini terus diperkuat agar mampu menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah menggunakan bus keliling.

"Kita akan menambah busnya tahun depan, termasuk tenaga medisnya sembari menunggu peningkatan fasilitas Puskesmas dan rumah sakit di daerah-daerah," kata Bobby.

Padimasi Ziraluo, pasien penderita tumor ganas di Nias Selatan ini mengaku bersyukur mendapatkan perhatian langsung dari Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Ia mengucapkan terima kasih, karena seluruh biaya pengobatan maupun operasinya di Rumah Sakit Umum Haji Medan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Sumut.

"Saya sangat berterima kasih, mudah-mudahan cepat bisa diobati. Sudah 11 tahun ini dan terus makin besar, dan semakin sakit saat bergerak," tutur Padimasi.