Kalender Event di Kabupaten Jember, Berlangsung Sebulan Penuh, Mulai JFC hingga Tajemtra
Luky Setiyawan July 19, 2026 01:57 AM

TRIBUNJATIMTIMTIMUR.COM, Jember - Kabupaten Jember siap menggelar sejumlah event mulai akhir Juli 2026 hingga akhir Agustus 2026.

Event yang digelar di Jember merupakan event besar.

Sebut saja Jember Fashion Carnaval (JFC), Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI), International Jember Marching Carnival, Konser Cinta NKRI, sampai Gerak Jalan Tanggul Jember Tradisional (Tajemtra). 

JFC 2026 akan menjadi event besar pembuka.

Baca juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Alun-alun Jember, Ada Doorprize dengan Hadiah Utama Sepeda Motor

Pagelaran JFC 2026 akan dihelat 24-26 Juli, atau akhir pekan depan. 

JFC Tahun ini bertemakan HEAL. Rangkaian JFC digelar tiga hari, yang dimeriahkan aneka karnaval, termasuk puncak karnaval atau grand carnival, Minggu (26/7/2026). 

Belum lagi pameran yang juga digelar selama pelaksanaan rangkaian JFC selama tiga hari, yang dipusatkan di Alun-alun Jember. 

Hingga Selasa (14/7/2026) lalu, pelaku usaha yang hendak berpartsipasi dalam pameran itu sekitar 30 orang. 

"Dan itu bisa bertambah, khusus yang di area exhibiton yang di Alun-alun. Kalau nanti jumlah pelaku UMKM yang jualan di jalur runway sepanjang 3,6 kilometer, jumlahnya kami tidak menghitung, banyak sekali," ujar Presiden JFC Budi Setiawan, Sabtu (18/7/2027).

Karenanya, pada JFC tahun ini, bersama dengan pihak Badan Pusat Statistik (BPS) akan ada penghitungan valuasi dari sebuah perhelatan JFC.

Sepekan setelah pagelaran JFC, ada JKCI Festival 2026 yang digelar di Watu Ulo Kecamatan Ambulu Jember pada 31 Juli - 1 Agustus. 

Ajang JKCI ini perpaduan antara event khusus, dan juga umum. Kekhususan itu karena mengusung komoditas khusus untuk orang dewasa yakni cerutu, yang itu akan mempertemukan para pengusaha di sektor cerutu, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Namun JKCI tahun ini juga bakal menyuguhkan kekayaan di sektor pertanian, seperti pegon, yakni alat transportasi tradisional yang kadang masih dipakai oleh kelompok agraris. 

"Kemudian ada juga event yang berskala internasional yakni International Jember Marching Carnival di tanggal 7-9 Agustus di Alun-Alun Jember," ujar Bupati Jember Muhammad Fawait, Sabtu (18/7/2026).

Bupati Fawait juga menyebutkan event religius di Bulan Agustus, yakni Ngaji dengan Cinta, Jember Bersholawat, serta Sholawatan dan Ancak Agung. 

Event lain yang juga bakal menghibur adalah Konser Cinta NKRI, bersama Ndarboy Genk. 

"Yang suka kicau mania bisa merapat ke Alun-alun. Jadi memang lengkap, dunia akhirat dapat bersama," ujar Gus Fawait.

Event di Bulan Agustus bakal ditutup dengan gerak jalan ikon Kabupaten Jember, yang juga terpanjang di Jember karena menempuh jarak sekitar 30 kilometer yakni Gerak Jalan Tanggul Jember Tradisional (Tajemtra) di 29 Agustus.

"Karena belum lengkap Agustusan kalau belum Tajem. Dan ini merupakan gerak jalan ciri khas Jember yang sudah berusia puluhan tahun, tidak hanya jadi ajang olahraga tetapi juga silaturahmi," tegas Gus Fawait.

Keseluruhan event yang digelar, lanjutnya, bertujuan untuk menggerakkan roda perekonomian Kabupaten Jember di sejumlah sektor, baik formal dan informal.

Dampak untuk Sektor Hotel dan Restoran

Kehadiran event-event ini diprediksi bakal berdampak pada sektor hotel dan restoran. Terutama untuk event skala internasional seperti JFC dan International Jember Marching Band. 

Sebab, di dua event itu selalu dihadiri oleh tamu-tamu dari luar Kabupaten Jember, bahkan luar negeri. 

"Seperti JFC dan marching band biasanya selalu berdampak ke sektor hotel dan restoran. Okupansi hotel akan naik, terutama di H-1 grand carnival jika JFC," ujar Ketua PHRI Jember Tegoeh Soeprajitno. 

(Sri Wahyunik/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.