BEM PSDKU USK Gayo Lues dan Bupati Dialog Bahas Pemulihan Pascabencana dan Arah Pembangunan
Muhammad Hadi July 19, 2026 02:03 AM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Edi Laber | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) PSDKU Universitas Syiah Kuala (USK) Gayo Lues menggelar dialog terbuka bersama Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd., M.Si., dan Wakil Bupati H. Maliki, S.E., M.AP di Blang nangka Desa Ketukah, kecamatan Blangjerango, Sabtu (18/7/2026).

Dialog tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan pertanyaan, kritik, dan masukan terkait upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi serta arah pembangunan Kabupaten Gayo Lues ke depan.

Suasana diskusi berlangsung terbuka dan interaktif.

Para mahasiswa memanfaatkan kesempatan itu untuk menggali berbagai kebijakan pemerintah daerah, termasuk strategi percepatan pemulihan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Arah kebijakan pemerintah 

Ketua BEM PSDKU USK Gayo Lues, Indra Syaputra, mengatakan mahasiswa ingin mengetahui secara langsung arah kebijakan yang sedang dijalankan pemerintah daerah.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam proses pembangunan menjadi hal penting agar setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Pemerintah Aceh Pacu Pemulihan Akses Jalan Lokop hingga Gayo Lues

"Generasi muda perlu dilibatkan agar misi pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menyambut baik sikap kritis yang ditunjukkan mahasiswa dalam forum tersebut.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues selalu terbuka terhadap berbagai masukan, saran, maupun kritik yang bersifat membangun.

Menurut Suhaidi, mahasiswa merupakan mitra strategis pemerintah dalam mengawal jalannya pembangunan daerah.

"Pengawasan dan partisipasi publik menjadi kekuatan agar setiap program berjalan tepat sasaran," tegasnya.

Dalam dialog itu, Suhaidi juga memaparkan sejumlah langkah yang tengah dilakukan pemerintah untuk mempercepat pemulihan pascabencana, salah satunya melalui optimalisasi pemanfaatan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).

Ia menjelaskan dana tersebut diarahkan pada program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk pemulihan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik.

Di akhir pertemuan, BEM PSDKU USK Gayo Lues menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi melalui gagasan, kritik yang konstruktif, serta pengawalan terhadap pelaksanaan pembangunan daerah.

Komitmen tersebut disambut positif oleh Bupati Suhaidi dan Wakil Bupati Maliki yang berharap sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan mahasiswa terus terjalin demi mempercepat kebangkitan Gayo Lues.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.