Aymeric Laporte telah melihat cukup banyak permainan Argentina di Piala Dunia kali ini untuk tahu persis apa yang akan dihadapi Spanyol pada hari Minggu nanti. Karena itu, ia ingin rekan-rekannya di tim nasional Spanyol benar-benar siap menghadapinya.
Bek Spanyol tersebut, berbicara menjelang final Piala Dunia melawan Argentina di Stadion MetLife, New Jersey, pada hari Minggu, tidak ragu mengungkapkan pendapatnya tentang apa yang menurutnya merupakan bagian yang disengaja dari gaya bermain Argentina — sisi fisik permainan yang melampaui batas sepak bola normal dan terasa lebih terencana.
“Mereka sering meninggalkan sedikit sentuhan pada lawan,” ujar Laporte. “Itu sesuatu yang bisa terlihat sepanjang turnamen ini. Mereka sangat kompetitif dan memanfaatkan kekuatan fisik mereka. Kami harus siap menghadapi hal itu sejak menit pertama.”
Pernyataannya memiliki bobot tersendiri. Argentina tidak hanya memenangkan pertandingan di Piala Dunia ini, tetapi juga menang dengan cara-cara sulit: menang jelek, menang di menit akhir, menang secara dramatis, dan menang dengan segala cara yang mungkin. Empat laga babak gugur berturut-turut diselesaikan di menit-menit akhir atau bahkan lewat perpanjangan waktu. Melawan Tanjung Verde, Mesir, Inggris, dan lawan lainnya, Argentina berulang kali menunjukkan kesediaan untuk melakukan apa pun — secara fisik, mental, maupun taktis — demi mendapatkan hasil ketika permainan indah saja tidak cukup.
Bagi Spanyol, yang telah mencatat enam kali nirbobol dan hanya kebobolan satu kali dalam tujuh pertandingan di turnamen ini, pertarungan fisik akan sama pentingnya dengan pertarungan teknis. Laporte, yang tampil luar biasa sepanjang turnamen bersama Pau Cubarsí di jantung pertahanan Spanyol, akan memiliki tugas berat untuk mengawal Lautaro Martínez serta menjaga Lionel Messi agar tidak mendapatkan ruang berbahaya.
Kontras antara kedua tim ini sangat mencolok. Spanyol menjadi tim paling dominan dan tenang di turnamen, mencatat enam kali nirbobol, 37 pertandingan tanpa kekalahan, serta permainan berbasis penguasaan bola yang mampu membongkar setiap lawan yang dihadapi. Sementara itu, Argentina menjadi tim paling dramatis dan tangguh, terus melakukan kebangkitan demi kebangkitan, dengan Messi selalu menjadi pengatur permainan di setiap momen penting.
Satu tim belum kebobolan dalam enam pertandingan. Tim lainnya tidak bisa dihentikan, siapa pun lawannya.