Malam bersejarah bagi bintang Prancis, Kylian Mbappé, berakhir dengan kekecewaan pahit saat Inggris meraih kemenangan dramatis 6-4 dalam laga perebutan tempat ketiga yang penuh gol di Stadion Hard Rock pada Sabtu malam. Meski Mbappé meneguhkan statusnya sebagai legenda sepak bola dengan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia dengan torehan 22 gol, hat-trick sensasional Bukayo Saka dan aksi solo luar biasa dari Jude Bellingham di menit-menit akhir memastikan medali perunggu untuk Inggris.
Meski dua bintang utama, Harry Kane dan Jude Bellingham, memulai pertandingan dari bangku cadangan, tim Inggris tampil sangat klinis sejak awal dan berhasil menembus pertahanan Prancis untuk unggul cepat 4-0. Prancis, yang masih terluka akibat kekalahan di semifinal melawan Spanyol, tampak tenggelam sebelum sang kapten membawa mereka bangkit dan kembali bersaing.
Kylian Mbappé memulai upaya kebangkitan pada menit ke-48 dengan cerdik menyontek bola melewati penjaga gawang Inggris, Dean Henderson. Pada menit ke-66, pemain berusia 27 tahun itu menciptakan momen bersejarah. Menyambut bola di dalam kotak penalti, ia melepaskan tembakan keras kaki kiri dari jarak 14 yard yang kembali menaklukkan Henderson. Gol itu menjadi gol ke-10 Mbappé di turnamen ini—unggul dua gol dari Lionel Messi dalam perebutan Sepatu Emas. Lebih penting lagi, gol tersebut merupakan gol ke-22 Mbappé sepanjang kariernya di Piala Dunia, secara resmi melampaui rekor sepanjang masa Messi yang sebelumnya berjumlah 21 gol.
Gol kedua Mbappé membuat Les Bleus memangkas ketertinggalan hingga menjadi 4-3. Namun, Inggris segera kembali menguasai permainan. Bukayo Saka yang tampil luar biasa melengkapi hat-trick briliannya dan menjaga keunggulan Tiga Singa di babak kedua yang penuh kekacauan.
Prancis terus berjuang dan memperkecil jarak menjadi 5-4 lewat gol Ousmane Dembélé, bahkan sempat mengancam untuk menyamakan kedudukan. Namun, Jude Bellingham yang masuk sebagai pemain pengganti di akhir laga memastikan kemenangan Inggris di masa tambahan waktu. Gelandang Real Madrid itu melakukan aksi solo spektakuler, melewati beberapa pemain bertahan Prancis sebelum menuntaskan dengan penyelesaian sempurna yang mengunci skor akhir 6-4. Sementara Inggris merayakan akhir yang mendebarkan untuk kampanye mereka, Mbappé meninggalkan lapangan dengan catatan sejarah meski dalam kekalahan.