Di tengah rutinitas yang semakin padat, banyak anak muda mulai menyadari bahwa menjaga kesehatan bukan hanya soal aktif berolahraga atau mengatur pola makan. Memiliki waktu untuk beristirahat dan memulihkan energi juga menjadi bagian dari gaya hidup yang semakin diperhatikan.
Kesadaran tersebut mendorong munculnya berbagai kebiasaan sederhana, mulai dari mengatur waktu tidur, menyempatkan jeda di sela aktivitas, hingga lebih memperhatikan asupan makanan dan camilan yang dikonsumsi sepanjang hari.
1. Waktu Istirahat Menjadi Bagian dari Gaya Hidup Sehat
Riset World Economic Forum (WEF) mencatat Generasi Z memandang kesehatan secara lebih holistik dibanding generasi sebelumnya, di mana menjaga kesehatan tidak lagi sebatas soal fisik, tetapi mencakup keseluruhan aspek kehidupan, termasuk waktu istirahat dan kondisi mental. Generasi ini cenderung memaknai kesehatan sebagai bentuk perawatan diri (self-care) yang menyeluruh, sekaligus semakin terbuka membicarakan kondisi mental dan menganggap wajar ketika sedang merasa tidak baik-baik saja, dibanding generasi-generasi sebelumnya.
Kepedulian terhadap kesehatan juga melahirkan tren yang belakangan populer di kalangan Gen Z, yaitu 'sleepmaxxing', istilah untuk kebiasaan mengoptimalkan kualitas dan durasi tidur demi mendukung kesehatan mental maupun fisik. Mulai dari menjaga jadwal tidur yang konsisten, menggunakan aplikasi pelacak tidur, hingga membangun rutinitas sebelum tidur, semua dilakukan karena tidur yang berkualitas dipandang bukan sekadar kebutuhan, melainkan bentuk perawatan diri yang esensial.
Riset Global Wellness Institute turut mencatat pergeseran gaya hidup ini, di mana masyarakat kini lebih memilih pendekatan istirahat yang berkelanjutan dan selaras dengan ritme alami tubuh, dibanding sekadar mengejar angka atau skor tidur yang sempurna.
2. Kebiasaan Sederhana Membantu Menjaga Energi
Survei Deloitte Global Gen Z and Millennial Survey 2026 turut mencatat keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi menjadi salah satu prioritas utama bagi Gen Z dan milenial saat ini. Bahkan, sebagian dari mereka rela mempertimbangkan ulang peluang karier demi menjaga keseimbangan tersebut, mengingat stres dan kelelahan kerja kerap disebut sebagai salah satu tantangan terbesar yang mereka hadapi.
"71% Gen Z dan 63% milenial mengaku pernah membutuhkan cuti untuk melepas stres," tulis survei tersebut, dikutip Sabtu (18/7/2026).
Untuk menyiasati hal ini, anak muda mulai membangun kebiasaan sederhana yang membantu menjaga energi sepanjang hari, seperti menyempatkan jeda singkat di sela pekerjaan, menjaga waktu tidur yang cukup, hingga memanfaatkan aplikasi pelacak kesehatan untuk memantau kondisi tubuh. Riset WEF bahkan mencatat 66% Gen Z rutin menggunakan aplikasi wellness atau alat pelacak kesehatan, jauh lebih tinggi dibanding 40% pada generasi lainnya.
3. Pilihan Camilan Ikut Menyesuaikan Rutinitas
Kebiasaan menjaga energi ini turut memengaruhi cara anak muda memilih camilan sehari-hari. Di sela rutinitas yang padat, banyak yang mulai mencari camilan yang tidak hanya praktis, tetapi juga dapat mendukung kebutuhan energi tanpa mengganggu ritme aktivitas, termasuk saat menyempatkan waktu istirahat singkat.
Seiring berkembangnya inovasi pangan, fruit snack kini hadir dalam beragam bentuk, tekstur, dan cita rasa yang memberikan pengalaman baru menikmati buah. Berbahan dasar buah atau jus buah, kategori camilan ini menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang menginginkan olahan buah dalam format yang praktis untuk dinikmati di sela aktivitas.





