Debu Kilang Pertamina Dinyatakan Aman, Pemkot Balikpapan Minta KPB Perketat SOP
Rita Noor Shobah July 20, 2026 06:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hasil uji laboratorium terhadap serpihan debu yang sempat dikeluhkan warga di sekitar Kilang Pertamina Balikpapan menunjukkan seluruh parameter masih berada dalam kategori aman.

Meski demikian, Pemerintah Kota Balikpapan meminta PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) memperketat  standar operasional agar kejadian serupa tidak terulang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengatakan hasil pengujian laboratorium independen yang dilakukan Sucofindo telah diterima pekan lalu.

Berdasarkan hasil tersebut, tidak ditemukan indikasi pencemaran yang membahayakan kesehatan masyarakat maupun lingkungan.

Baca juga: DLH Balikpapan Minta Pertamina Perketat SOP Meski Hasil Uji Lab Serpihan Debu Aman

"Hasil uji laboratorium menunjukkan seluruh indikator yang diperiksa masih dalam kategori aman. Semua parameter baku mutu udara berada dalam kondisi normal," kata Sudirman, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, hasil pemeriksaan tersebut telah disampaikan kepada pihak kelurahan untuk diteruskan kepada masyarakat yang sebelumnya terdampak, sehingga warga memperoleh informasi resmi mengenai hasil pengujian.

Meski hasil laboratorium menyatakan aman, DLH tetap meminta KPB melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP), terutama pada aktivitas yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan.

"Ada beberapa prosedur yang harus mereka tinjau kembali sehingga kejadian seperti kemarin bisa diminimalkan," ujarnya.

Sudirman menegaskan, koordinasi yang cepat antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam penanganan setiap dugaan pencemaran lingkungan.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan kejadian serupa.

"Kalau ada kejadian seperti itu, segera koordinasikan ke kelurahan atau instansi terkait. Dengan begitu kita bisa bergerak bersama mengambil langkah cepat, mulai dari pengecekan di lapangan hingga pengambilan sampel, seperti yang dilakukan kemarin," katanya.

Baca juga: Warga Balikpapan Keluhkan Batuk dan Flu, DLH Ungkap Hasil Uji Debu Masih Diteliti di Jakarta

Ia menjelaskan, saat laporan pertama diterima, DLH langsung menerjunkan tim untuk melakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel di lokasi. Sampel tersebut kemudian diuji lebih rinci di Laboratorium Sucofindo.

"Hasil pengujian menyimpulkan serpihan debu yang terjadi saat itu tidak berbahaya dan kualitas udara masih memenuhi baku mutu ambien," tuturnya.

Penjelasan Pertamina

Sementara itu, Vice President Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan, Asep Sulaeman, mengatakan seluruh rekomendasi yang disampaikan DLH dan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan telah ditindaklanjuti sesuai arahan. 

Hasil pengujian laboratorium independen juga telah disampaikan kepada kedua instansi tersebut sebagai bentuk keterbukaan perusahaan.

Menurut Asep, KPB akan melanjutkan tahapan start-up commissioning sebagai bagian dari penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan melibatkan para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan  instansi teknis.

"Ke depan, sebagai bagian dari penyelesaian Proyek Strategis Nasional, KPB akan melanjutkan tahapan start-up commissioning dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait, termasuk unsur pemerintah daerah dan instansi teknis," tegasnya.

Ia menambahkan, perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi, baik dari sisi teknis maupun nonteknis, untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar keselamatan dan perlindungan lingkungan.

"Kami memohon dukungan dan doa dari masyarakat Balikpapan, khususnya warga di sekitar wilayah  operasional kami, agar proses ini dapat berjalan lancar demi keberlangsungan operasional yang aman dan
bermanfaat bagi masyarakat luas," ujarnya.

Diketahui, serpihan debu sempat viral setelah dikeluhkan warga di sejumlah kawasan sekitar kilang beberapa waktu lalu. Menindaklanjuti laporan tersebut, pemerintah bersama KPB melakukan pengambilan sampel dan pengujian laboratorium guna memastikan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat maupun lingkungan. (TribunKaltim.co/dha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.