Driver Ojol Ditembak Pelaku Curanmor Saat Coba Hadang Pelaku di Matraman Jaktim
Hironimus Rama July 20, 2026 02:15 PM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA — Aksi heroik seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial AAS berujung petaka setelah dirinya menjadi korban penembakan oleh pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Jalan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (18/7/2026).

Korban mengalami luka tembak di bagian paha kanan setelah berusaha menghadang laju pelarian pelaku yang tepergok beraksi.

Peristiwa bermula ketika dua orang pelaku mengenakan jaket hitam, helm, dan masker masuk ke teras rumah warga untuk mencuri motor.

Baca juga: Marak Aksi Curanmor di Depok, Kapolsek Bojongsari Imbau Masyarakat Gunakan Kunci Ganda

Namun, aksi mereka gagal lantaran kepergok langsung oleh pemilik rumah yang langsung berteriak maling.

Salah satu saksi mata, Reza, menceritakan bahwa saat itu korban sedang menunggu penumpangnya yang membeli obat di apotek sekitar lokasi.

Mendengar teriakan warga dan melihat pelaku dikejar massa dari arah Pasar Palmeriam, korban tergerak hatinya untuk membantu.

Korban berupaya menghalangi laju kendaraan pelaku dengan berjalan ke tengah jalan tanpa menyadari salah satu pelaku membawa senjata api.

"Terus pelaku langsung menembakan senjata api 'dor'. Saya bilang, 'Lah, ditembak, ditembak," ungkap Reza, Senin (20/7/2026).

Akibat tembakan tersebut, korban terjatuh dengan darah yang keluar cukup banyak dari paha kanannya.

Korban sempat dilarikan ke puskesmas terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Saksi mata lainnya, Ningsih alias Nini, menambahkan bahwa pelaku sempat keluar dari rumah target dengan santai sambil menenteng senjata api dan menembakkannya ke udara saat dikejar warga.

"Di kejar sampai ke pasar, dia sempat tembakin senjata ke atas. Kalau di sini cuma nodongin saja," tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Matraman, Kompol Suripno, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Korban berinisial AAS dipastikan telah mendapatkan perawatan medis dan polisi saat ini tengah memburu para pelaku yang melarikan diri.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.