Siswa dan Orang Tua Dukung Program Pertukaran Murid di Kudus
muslimah July 20, 2026 03:11 PM

Siswa dan Orang Tua Dukung Program Pertukaran Murid di Kudus

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Para siswa yang mengikuti program pertukaran murid merasa senang karena dia bakal mendapatkan pengalaman baru dan teman baru.

Pengalaman baru inilah yang bisa menjadi bekal mereka untuk beradaptasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Senang dan tidak khawatir untuk ikut program ini,” kata salah seorang siswi kelas V SD 1 Mlati Lor, Nabil Khoirul Iftitah saat pelepasan pertukaran murid dan guru di SMP Negeri 2 Jati Kudus, Senin (20/7/2026).

Dia senang karena dia terpilih sebagai siswa dari sekolahnya untuk mengikuti program pertukaran murid.

Dia yang saat ini duduk di bangku kelas V SD Negeri 1 Mlati Lor selama dua pekan sejak 27 Juli sampai 8 Agustus 2026 akan menjalani pertukaran di SD Negeri 1 wergu Wetan.

“Saya ditunjuk guru untuk ikut program ini,” kata Nabila.

Meskipun ada sedikit rasa deg-degan, katanya, namun rasa itu seketika hilang karena terdorong akan rasa keingintahuannya yang tinggi dan dipastikan akan menambah teman selama menjalani program pertukaran.

“Dan pasti akan ada pengalaman baru yang bisa didapat dalam program pertukaran ini,” kata Nabila.

Dukungan dan respons positif ini tidak hanya datang dari murid peserta pertukaran.

Wali murid juga turut serta mendukung program ini. Salah seorang wali murid, Siti Muinah mengaku bangga karena anaknya termasuk yang ikut dalam program pertukaran kali ini.

“Saya sebagai orang tua merasa bangga anak saya bisa mewakili, menjadi perwakilan temannya di SD,” kata Siti.

Anak Siti, Zifana Almahira, yang saat ini sekolah di SD 4 Loram Kulon akan menjalani pertukaran selama dua pekan di SD 2 Getaspejaten.

Secara terang-terangan, Siti mendukung penuh program ini. Dia berharap program pertukaran ini bisa berjalan lancar ke depannya.

“Saya sebagai orang tua tidak merasa diribetkan. Saya sangat mendukung anak saya,” kata Siti.

Dengan adanya program pertukaran yang diikuti anaknya, kata Siti, setidaknya akan ada pengalaman baru yang bisa dipetik sang anak. Selain itu kenangan dalam mengikuti program pertukaran menurutnya akan menjadi pengalaman yang sangat berharga.

“Makanya anak saya beri semangat.  Dengan program ini harapannya semoga pendidikan di Kudus semakin membawa kebaikan, semakin maju, semakin bertambah baik, dan anak dapat pengalaman dan pendidikan yang lebih baik juga,” katanya. (Goz)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.