BANGKAPOS.COM - Bintang muda Timnas Spanyol, Lamine Yamal, kembali mengguncang jagat maya setelah sukses membawa negaranya merengkuh trofi Piala Dunia 2026.
Bukan hanya karena rekor fantastisnya di lapangan hijau, pemain ajaib Barcelona berusia 19 tahun ini mendadak viral lantaran kebiasaan religiusnya yang selalu merapalkan Surat Al-Fatihah dan doa dari sang nenek sesaat sebelum peluit pertandingan dibunyikan.
Lamine Yamal, kembali menjadi sorotan setelah sebuah kutipan tentang kebiasaannya berdoa sebelum bertanding ramai beredar di media sosial.
Baca juga: Profil Pau Cubarsi Pemain Muda Terbaik FIFA, Tembok Masa Depan Barcelona dan Spanyol
Dalam unggahan yang dibagikan akun MuslimVox, Yamal disebut memiliki kebiasaan membaca Surat Al-Fatihah dan sejumlah doa sebelum memasuki lapangan.
Kebiasaan tersebut disebut merupakan nasihat yang diajarkan sang nenek sejak kecil.
"Aku membaca Surat Al-Fatihah dan juga mengucapkan beberapa doa yang nenekku ajarkan. Beliau selalu menasihatiku untuk membacanya sebelum setiap pertandingan agar Allah memberkahiku," demikian bunyi kutipan yang beredar.
Unggahan tersebut menarik perhatian publik setelah sejumlah foto dan video memperlihatkan Yamal tengah berdoa di lapangan bersama Timnas Spanyol.
Kebiasaan tersebut seolah menjadi bagian dari perjalanan gemilang Yamal yang baru saja mengukir sejarah di panggung sepak bola dunia.
Lamine Yamal bersama Timnas Spanyol berhasil menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 pada laga final di Stadion New York, New Jersey, Senin (20/7/2026).
Gol tunggal Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu memastikan La Roja mengangkat trofi dunia. Meski bukan menjadi pencetak gol kemenangan, peran Yamal sepanjang turnamen membuatnya menjadi sorotan dunia.
Pemain FC Barcelona tersebut sekaligus mencatat sejarah sebagai remaja pertama yang berhasil meraih gelar juara Euro dan Piala Dunia.
Kesuksesan itu semakin mengukuhkan Yamal sebagai salah satu talenta terbaik sepak bola dunia sekaligus bintang masa depan Barcelona.
Akun MuslimVox turut menyoroti perjalanan pemain muda tersebut. Dalam unggahannya disebutkan bahwa kebiasaan berdoa selalu mengiringi langkah Yamal dalam meraih berbagai prestasi.
"Di usia yang baru menginjak 19 tahun, kebiasaan berdoa mengiringi langkahnya mengukir sejarah emas. Dua trofi, gelar Euro, hingga juara Piala Dunia 2026 menjadi saksi kehebatannya," tulis akun tersebut.
"Yamal membuktikan bahwa bakat individu yang beriringan dengan berkat Tuhan mampu membuatnya tangguh menghadapi tekanan sebesar apa pun, sekaligus mengubah setiap ekspektasi menjadi rangkaian trofi," lanjut unggahan itu.
Lamine Yamal memiliki nama lengkap Lamine Yamal Nasraoui Ebana.
Ia lahir di Spanyol pada 13 Juli 2007 dari pasangan Mounir Nasraoui dan Sheila Ebana.
Pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap itu diketahui memeluk agama Islam dan memiliki darah keturunan Maroko serta Guinea Khatulistiwa.
Yamal bergabung dengan akademi La Masia milik Barcelona sejak usia tujuh tahun.
Namanya mulai mencuri perhatian setelah menjalani debut bersama tim utama Barcelona pada usia 15 tahun di bawah asuhan Xavi Hernandez.
Kesuksesan Yamal di level internasional sejalan dengan performa gemilangnya di level klub.
Pada musim 2023/2024, ia menjadi salah satu andalan Blaugrana dengan catatan tujuh gol dan 10 assist.
Kini, dengan trofi Piala Dunia di tangannya, status Yamal sebagai calon penerus Lionel Messi di Barcelona semakin kuat.
Selain prestasi di lapangan, nilai kontrak Yamal juga terus meningkat. Berdasarkan sejumlah laporan, total pendapatannya bersama Barcelona diperkirakan mencapai sekitar 2,09 juta euro atau setara Rp36,8 miliar per tahun, termasuk bonus performa.
Sebelum menjuarai Piala Dunia 2026, Yamal telah mengoleksi sejumlah prestasi, di antaranya juara La Liga musim 2022/2023, top skor UEFA Euro U-17 2023, pemain U-23 terbaik La Liga musim 2023/2024, hingga penghargaan Emerging Player pada Globe Soccer Awards 2024.
(Tribunnews/Kompas)