TRIBUN-MEDAN.COM,- Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Sumatera Utara diperkirakan akan dilanda hujan sepanjang hari, Selasa 21 Juli 2026.
Hal itu merujuk pada prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan.
Menurut BMKG, sejak pagi Kabupaten Madina bakal dilanda hujan yang meluas ke wilayah sekitarnya.
Baca juga: BMKG Perkirakan Hujan Merata di Wilayah Sumatera Utara pada Senin 20 Juli 2026
Kawasan lain yang berpotensi dilanda hujan pada hari ini adalah Padang Lawas, dan Humbang Hasundutan.
Namun, untuk pagi hari, wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan diantaranya Pakpak Bharat, Samosir, Langkat dan Mandailing Natal.
Kemudian, hujan dengan intensitas ringan juga dapat terjadi di Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Dairi, Humbang Hasundutan dan sekitarnya.
Baca juga: Antisiklon dan Gelombang Kelvin Jadi Penyebab Penyebab Hujan Seharian
"Siang hingga sore hari berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Sumatera Utara, di mana hujan sedang terjadi di wilayah Mandailing Natal, Padang Lawas, Humbang Hasundutan dan sekitarnya," kata Budi Prasetyo, prakirawan cuaca BMKG Wilayah I Medan, seperti dilihat Tribun-medan.com dari akun Instagram resmi BMKG hari ini pukul 06.30 WIB.
Budi mengatakan, untuk malam hari, potensi hujan di wilayah Sumatera Utara masih ada.
Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di hampir sebahagian wilayah Sumatera Utara pada malam hari.
Baca juga: BMKG Ungkap Penyebab Hujan Seharian di Sumut: Antisiklon dan Gelombang Kelvin
"Dinihari wilayah Sumatera Utara berawan," kata Budi.
Untuk suhu udara hari ini di Sumut diperkirakan antara 13 hingga 31derajat celcius.
Kelembaban udara berkisar antara 60 hingga 100 persen, dimana angin bertiup dari arah Selatan hingga Timur dengan kecepatan berkisar antara 3 hingga 15 Km/jam.
Baca juga: Kembali Dilanda Banjir Sejak Dua Hari Lalu Gegara Curah Hujan Tinggi, Warga Tapteng Mengungsi Lagi
Meski beberapa waktu kemarin wilayah Sumatera Utara diguyur hujan, tapi BMKG Wilayah I Medan ada memantau kemunculan titik panas atau hotspot di Sumut pada 19 Juli 2026.
Pada tanggal tersebut, terdapat titik panas yang menyebar di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Dairi.
Baca juga: KETAKUTAN Warga Saat Hutanabolon Banjir Bandang Lagi, Air Masuk ke Rumah: Asal Hujan Tanggul Jebol
"Kami mengimbau kepada masyarakat di wilayah Sumatera Utara agar tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah di Sumatera Utara untuk beberapa hari ke depan," kata Budi.(ray/tribun-medan.com)