Presiden Prabowo Subianto kesal dan menyayangkan banyak pihak menyerang dirinya dengan isu pemborosan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prabowo justru heran, saat ada praktik kebocoran kekayaan Indonesia yang pergi dari Indonesia bertahun-tahun, tidak ada pihak yang protes.
Hal ini disampaikan Prabowo dalam taklimat di Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/7).
Dalam kesempatan ini, Prabowo menjelaskan, MBG bertujuan untuk menyelesaikan masalah stunting yang dialami sejumlah anak di Indonesia.
"Saudara-saudara, saya diserang karena ingin memberi Makan Bergizi untuk anak-anak Indonesia, memberi makan untuk anak-anak Indonesia, untuk ibu-ibu hamil untuk orang lansia dianggap pemborosan," kata Prabowo.
Terkait MBG ini, adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo menyebut, gagasan program andalan Presiden ini sudah dicetuskan kakaknya sejak hampir dua dekade lalu.
Yakni jauh sebelum Prabowo terjun penuh dalam dunia politik.
Terbaru, Utusan Khusus Presiden bidang Iklim dan Energi itu, menegaskan bahwa pemerintah akan tetap menjalankan program MBG.
Pemerintah tetap berkomitmen untuk memberikan makanan yang bergizi untuk semua anak-anak dan ibu-ibu hamil yang memerlukan.
Hashim juga menyoroti adanya penyelewengan yang diduga sengaja dibuat untuk merusak citra program MBG.
Ia menyayangkan, adanya dugaan praktik korupsi, pungutan liar, hingga pemotongan dana operasional dalam pelaksanaan Program MBG.
Hal ini disampaikan Hashim dalam Youtube Official DPP PIKI pada Rabu (15/7).
Adik Prabowo juga menyebut, masih ada 'tumor' ganas dalam birokrasi.
Menurutnya, hal ini harus segera diatasi agar tidak menghambat jalannya program-program pemerintah.
Dalam upaya memberantas 'tumor' ini, ia mengajak dokter untuk ikut mengawasi mitra program MBG di berbagai daerah.