Sulit Dapat Pertalite di SPBU, Warga Jambi Kecewa Eceran Ikut Kehabisan Stok
Heri Prihartono July 21, 2026 01:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Kelangkaan Pertalite di sejumlah SPBU Kota Jambi mulai berdampak hingga ke tingkat pengecer, Selasa (21/07/2026).

Warga yang sebelumnya mengandalkan kios eceran untuk membeli bahan bakar kini harus pulang dengan tangan kosong karena stok di tingkat pengecer ikut menipis.

Kondisi itu dialami Adi, warga Kota Jambi, yang sejak pagi berkeliling mencari Pertalite eceran setelah gagal mendapatkan BBM bersubsidi di beberapa SPBU.

Menurut Adi, hampir seluruh pengecer yang didatanginya mengaku tidak lagi memiliki stok Pertalite. Mereka kesulitan memperoleh pasokan karena SPBU yang biasa menjadi tempat pengisian juga mengalami kekosongan.

"Saya sudah mutar ke beberapa SPBU, Pertalite kosong. Akhirnya cari ke eceran, ternyata di sana juga habis. Kata penjual, mereka juga tidak bisa beli karena di SPBU tidak ada stok," ujar Adi.

Akibat kondisi tersebut, Adi terpaksa mengurangi aktivitas berkendara. Ia berharap pasokan Pertalite segera kembali normal karena harga Pertamax dinilai cukup memberatkan bagi masyarakat.

Hal serupa dialami Ika. Pengendara sepeda motor itu mengaku sudah mendatangi beberapa SPBU di Kota Jambi, namun tidak satu pun dapat melayani pembelian Pertalite.

Karena tangki motornya hampir kosong, Ika kemudian mencari Pertalite eceran. Namun upaya tersebut juga tidak membuahkan hasil.

"Saya kira di eceran masih ada. Ternyata kosong juga. Penjual bilang sudah beberapa hari susah mendapatkan Pertalite dari SPBU. Jadi mereka tidak bisa jual lagi," katanya.

Ika mengaku akhirnya terpaksa membeli Pertamax agar tetap bisa beraktivitas. Meski demikian, ia hanya membeli dalam jumlah sedikit karena harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan.

Dalam beberapa hari terakhir, warga Kota Jambi memang mengeluhkan sulitnya memperoleh Pertalite di sejumlah SPBU. Sejumlah pompa pengisian dilaporkan tidak beroperasi karena stok habis, sehingga banyak pengendara terpaksa beralih membeli Pertamax yang harganya lebih tinggi. Kondisi ini tidak hanya berdampak kepada konsumen di SPBU, tetapi juga memutus pasokan bagi pedagang BBM eceran yang selama ini memperoleh stok dari SPBU.

Adi dan Ika berharap distribusi Pertalite segera kembali normal sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi, baik di SPBU maupun di tingkat pengecer.

Baca juga: Akal-akalan QR Code Ganda di SPBU, Temuan BPH Migas di Jambi hingga Aceh

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.