Urai Kemacetan, Jembatan Baru di Belakang Islamic Cente Tembus TACC Segera Dibangun DPUPR Tarakan
Junisah July 21, 2026 01:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Pemkot Tarakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Tarakan segera bangun jembatan baru di kawasan belakang Islamic Center yang berdekatan dengan Asrama Haji Transit sebagai akses tembus menuju Tarakan Art and Convention Center (TACC), Kalimantan Utara.

Proyek tersebut disiapkan sebagai salah satu solusi untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas di Simpang Amal Kampung Empat, tepatnya di depan Pondok Pesantren Ulul Albab, sekaligus membuka akses baru menuju kawasan timur Tarakan.

"Betul itu untuk mengurai kemacetan sama meramaikan pasar.  Progresnya sekarang lagi proses perencanaan," ujar Kepala DPUPR Tarakan, Pandariansyah, Selasa (21/7/2026).

Pandariansyah, mengatakan saat ini pembangunan jembatan tersebut masih berada pada tahap perencanaan dan masuk dalam program multiyears dengan kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai sekitar Rp17 miliar. 

Baca juga: Jembatan Gantung di Desa Tanjung Buka Bulungan Memprihatinkan, Ketua DPRD Kaltara Minta Diperbaiki

Anggaran jembatan yang diperkirakan sekitar Rp17 miliar akan menggunakan pondasi pancang dengan struktur baja dan balok girder.

"Strukturnya dipancang, pakai baja, pakai balok girder," kata Pandariansyah.

Rencananya kembatan tersebut dirancang memiliki dua jalur kendaraan dengan lebar sekitar 15 meter dan bentang utama di atas sungai diperkirakan sekitar 10 meter.

Pandariansyah menyebut, anggaran pembangunan telah disiapkan pada tahun ini dan ditargetkan segera memasuki proses lelang sehingga pekerjaan fisik bisa dimulai.

"Anggarannya tahun ini. Tahun ini rencana kita lelang. Sudah lelang proses pengerjaan," ucapnya.

Kepala DPUPR Tarakan Pandariansyah 21072026
PANDARIANSYAH- Kepala Dinas PUPR Kota Tarakan, Pandariansyah.

Menurutnya, keberadaan jembatan baru itu tidak hanya ditujukan untuk mengurangi kemacetan, tetapi juga membuka akses baru yang lebih luas menuju kawasan timur Tarakan sehingga aktivitas masyarakat maupun pertumbuhan ekonomi dapat berkembang lebih cepat.

"Itu pembuatan jembatan itu untuk mengurangi kemacetan dan diharapan bisa meramaikan pasar. Jadi membuka akses yang lebih kuat ya ke arah timur. Jadi nanti orang lagi tidak terhambat akibat mobilitas yang terbatas ya. Tapi itu betul-betul bebas nanti kalau orang ada kegiatan apapun di arah Memburungan, di arah timur itu lebih leluasa," tuturnya.

Setelah jembatan beroperasi, arus kendaraan dari kawasan Kampung Empat diperkirakan akan terbagi. Jadi kendaraan yang menuju Kampung Enam hingga wilayah Timur seperti Mamburungan, Karang Harapan, Tanjung Batu dan Tanjung Pasir akan memiliki jalur alternatif sehingga beban lalu lintas di simpang Ulul Albab dapat berkurang.

Selain pembangunan jembatan, kawasan sekitar Islamic Center hingga menuju TACC juga akan didukung dengan penataan dan peningkatan infrastruktur jalan agar akses menuju kawasan tersebut semakin baik.

"Nantinya ada perbaikan dan pelebaran jalan lagi di sekitar Islamic. Terus ke depan TACC nanti kan lebih ramai lagi di situ. Lebih membuka, menghidupkan lagi untuk pertumbuhan ekonomi. Seluruhnya di situ," pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.