Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah
TribunGayo.com, TAKENGON - Harga perhiasan emas di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, kembali mengalami penurunan pada Selasa (21/7/2026), setelah sempat naik dalam beberapa pekan terakhir.
Meski harga melandai, aktivitas perdagangan di pusat pasar Takengon tetap terpantau dengan keseimbangan yang stabil antara warga yang membeli dan menjual kembali logam mulia tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan, berikut adalah rincian harga emas terbaru:
Pengelola Toko Emas Mulia Baru, Munawar, mengungkapkan bahwa fluktuasi harga ini tidak membuat pasar sepi.
Baca juga: Harga Emas di Aceh Tengah Turun per 13 Juli 2026, Ini Rinciannya
Sebaliknya, daya beli masyarakat justru menunjukkan grafik yang seimbang.
"Saat ini imbang. Warga yang datang untuk berinvestasi (membeli) dan menjual untuk kebutuhan yang sama banyaknya,” ujar Munawar.
Penurunan harga komoditas ini memicu respons beragam warga di dataran tinggi Gayo.
Sebagian masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk menambah aset investasi, sementara sebagian lainnya memilih melepas simpanan demi memenuhi kebutuhan mendesak.
Ayu Dewi, seorang ibu rumah tangga di Takengon, mengaku langsung mendatangi toko emas begitu mengetahui adanya penurunan harga untuk jenis emas murni.
Ia menilai, penurunan ini merupakan kesempatan baik untuk mengamankan aset dalam bentuk logam mulia.
"Kebetulan ada sedikit simpanan, jadi begitu dengar emas murni turun ke Rp 2,28 juta, saya langsung ke pasar untuk beli.
Bagi kami di Takengon, emas ini tabungan paling aman. Mumpung turun, bisa untuk investasi jangka panjang," ungkapnya, Selasa (21/7/2026). (*)