Kini Bayar Tiket Speedboat di Malinau Bisa Pakai QRIS, Marni: Tidak Ribet Tunggu Kembalian
Junisah July 21, 2026 04:14 PM

‎TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Sistem pembayaran nontunai kini resmi diberlakukan pada layanan transportasi sungai di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

‎Penerapan metode digital ini disebut mengoptimalkan efisiensi transaksi bagi masyarakat pengguna jasa transportasi sungai di wilayah Kabupaten Malinau.

‎Bupati Malinau, Wempi W Mawa mengatakan, peralihan ke sistem digital sebagai pilihan menjadi kebutuhan praktis agar pelayanan publik lebih transparan dan mudah dijangkau.

‎"Transformasi ini bertujuan agar segala urusan masyarakat, terutama di sektor transportasi, bisa berjalan lebih efisien," ujar Wempi W Mawa, Selasa (21/7/2026).

Baca juga: Dukung Digitalisasi, Plh Sekda Nunukan Sambut Baik Penggunaan QRIS di Pelabuhan Liem Hie Djung

‎Layanan nontunai ini mengintegrasikan infrastruktur QRIS yang difasilitasi oleh Bank Indonesia.

‎Melalui sistem tersebut, alur transaksi menjadi lebih teratur sekaligus meminimalisir risiko yang kerap muncul dalam penggunaan uang tunai.

‎Inisiatif digitalisasi ini diharapkan menjadi standar baru bagi kenyamanan warga Malinau dalam beraktivitas.

‎Pemkab Malinau turut  mendorong pemanfaatan teknologi agar mobilitas masyarakat lebih lancar dan modern ke depannya.

‎Diwawancarai terpisah, Marni salah satu calon penumpang speedboat menilai penerapan sistem nontunai dapat memudahkan sekaligus efisien memangkas waktu antre untuk membeli tiket speedboat.

Baca juga: Bank Indonesia Pastikan QRIS Segera Berlaku di Semua Pelabuhan Kaltara Tahun Ini

‎‎"Tinggal scan, sebenarnya lebih bagus bagi penumpang karena cepat prosesnya. Tidak ribet. Biasanya kan butuh waktu kalau nunggu kembalian lagi," katanya.

‎Penerapan pembayaean berbasis nontunai ino juga diharap dapat meningkatkan efisiensi pelayanan di pelabuhan.

‎(*)

‎Penulis: Mohammad Supri


© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.