Iran Siaga! Rudal Penghancur Disiapkan untuk Invasi Darat Lawan AS, Washington Kekurangan Amunisi
Tribun-video July 21, 2026 06:12 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Iran mengungkapkan kesiapannya untuk menghadapi invasi darat dari Amerika Serikat (AS).Kesiagaan Iran ini disampaikan seusai Komando Pusat AS (CENTCOM) melaporkan serangan kesembilan berturut-turut yang dilancarkan terhadap Iran.Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan pimpinan tertinggi Teheran tinggal menghitung mundur menit demi menit untuk menyambut pasukan AS jika terjadi invasi darat."Orang-orang kami menghitung mundur menit demi menit untuk menyambut pasukan Amerika jika terjadi serangan darat," ujarnya, kemarin.Iran juga mengecam seluruh serangan AS karena dinilai melanggar nota kesepakatan damai kedua negara yang ditandatangani pada Juni silam.Diketahui, pada Senin (20/7/2026), militer AS mengklaim telah menyerang pusat komando militer Iran.AS juga mengklaim telah menyerang situs pengawasan pantai, kemampuan maritim, serta lokasi peluncuran rudal dan drone Iran.Presiden AS Donald Trump mengatakan serangan terbaru yang disebutnya "sangat keras" itu dilakukan untuk menghormati tiga anggota militer Amerika yang tewas dalam beberapa hari terakhir.Serangkaian serangan AS tersebut langsung dibalas Iran.Iran melancarkan serangan rudal yang menyasar sejumlah sekutu AS.Di antaranya kawasan Yordania, Kuwait, hingga Suriah.Di Yordania, IRGC juga melancarkan serangan dengan menargetkan pesawat angkut C-17 milik AS dan pesawat P-8 di Bandara Aqaba.Pesawat-pesawat AS menjadi sasaran rudal balistik hingga menyebabkan kerusakan yang sangat parah.Kini, terbaru, pejabat AS memperingatkan Trump bahwa Washington telah kehilangan cukup banyak persenjataan.Bahkan, AS dilaporkan tidak memiliki cukup rudal untuk kembali terlibat dalam perang habis-habisan melawan Iran.AS juga dilaporkan mulai kehabisan sistem pertahanan udara dan amunisi jarak jauh."Kita tidak memiliki cukup amunisi untuk mempertahankan operasi dengan aman, dan saya rasa Gedung Putih tidak menyadari hal itu," kata pejabat AS tersebut kepada The Washington Post, seperti dilansir The Telegraph, Selasa (21/7/2026).Sementara itu, Iran secara bersamaan baru saja mengungkap sejumlah markas rudal bawah tanah baru yang telah diperbarui. (Tribun-Video.com)https://www.news.com.au/world/north-america/us-politics/us-politics-iran-conflict-live-updates-us-launches-strikes-to-punish-iran-after-troops-killed/live-coverage/8704ff2bbfb2e46eb99cebf0d79dbf90?Program: Tribunnews UpdateHost: Nila IrdaEditor Video: Dedhi Ajib RamadhaniUploader:
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.