Kronologi Rumah Warga di Pare Ludes Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik
faridmukarrom July 21, 2026 06:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Kebakaran rumah kembali terjadi di Kabupaten Kediri. Sebuah rumah milik warga di Dusun Darungan, Desa Darungan, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, ludes dilalap api pada Senin (20/7/2026) malam.

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di bagian dapur. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp25 juta.

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, laporan kebakaran diterima dari Ketua RT setempat, Roni, sekitar pukul 20.10 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Pemadam Kebakaran Pos Pare langsung diberangkatkan pada pukul 20.15 WIB dan tiba di lokasi lima menit kemudian untuk melakukan proses pemadaman.

Baca juga: Viral Penemuan Kerangka Manusia di Sumur Prambon Nganjuk, Diduga Pemuda yang Hilang Sejak Maret 2026

"Berdasarkan laporan petugas pemadam kebakaran, api diduga berasal dari korsleting listrik yang menimbulkan percikan pada kabel colokan di dapur rumah," jelas Kaleb, Selasa (21/7/2026). 

Percikan api kemudian menyambar tumpukan kayu dan pakaian yang berada di sekitar dapur. Karena banyaknya material yang mudah terbakar, kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan bangunan rumah.

Sebanyak satu unit armada pemadam kebakaran berkapasitas 5.000 liter diterjunkan ke lokasi. Lima personel Damkar Pos Pare dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sesuai prosedur operasional standar setelah proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam lebih, yakni hingga pukul 21.35 WIB.

Sementara itu, Kapolsek Pare AKP Wendi Sulistiono mengatakan pihaknya bersama petugas pemadam kebakaran dan instansi terkait langsung mendatangi lokasi begitu menerima laporan kebakaran.

"Kami langsung menuju ke lokasi kejadian bersama petugas pemadam kebakaran," ujar Wendi. 

Menurutnya, saat kejadian pemilik rumah melihat api sudah membesar dari arah dapur. Kondisi angin yang cukup kencang membuat kobaran api dengan cepat merembet ke bagian bangunan lainnya.

Menyadari situasi semakin berbahaya, pemilik rumah segera keluar untuk menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga sekitar. Ketua RT kemudian menghubungi perangkat desa serta petugas pemadam kebakaran agar api segera dapat ditangani.

Bersama warga, petugas berjibaku memadamkan api agar tidak menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka. Namun kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar rp 25 juta.

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. AKP Wendi menyebut dugaan awal mengarah pada faktor kelalaian dan dipicu korsleting listrik di bagian dapur.

Kapolsek Pare mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan listrik maupun peralatan memasak. Ia juga mengingatkan warga untuk memastikan seluruh sumber api dan instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah, terutama saat musim kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. 

(TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.